![]() |
| Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, bersama peserta bimtek. |
Padang Pariaman, Rakyatterkini.com — Suasana hangat menyelimuti Aula Bapelitbangda Kabupaten Padang Pariaman pada Rabu (29/10/2025). Para kepala sekolah, guru, dan operator sekolah adiwiyata berkumpul dengan satu semangat mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan hidup.
Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Perencanaan dan Pelaksanaan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat.
Dalam sambutannya, Rahmat Hidayat menegaskan pentingnya peran sekolah dalam menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini. Ia menjelaskan bahwa program pendidikan lingkungan hidup telah dimulai sejak tahun 2006 melalui Program Adiwiyata yang digagas Kementerian Lingkungan Hidup, dan kini berkembang menjadi Gerakan PBLHS yang lebih luas dan terintegrasi lintas kementerian.
“Gerakan ini mendorong aksi kolektif yang sadar, sukarela, berjejaring, dan berkelanjutan oleh sekolah dalam menerapkan perilaku ramah lingkungan,” ujar Rahmat.
Lebih lanjut, ia menjabarkan bahwa kerja sama antar kementerian dalam pelaksanaan PBLHS mencakup pengembangan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan (ESD), koordinasi program pendidikan lingkungan hidup, revitalisasi riset dan inovasi lingkungan, serta pemberian penghargaan kepada sekolah berprestasi di bidang lingkungan.
Sejalan dengan kegiatan Bimtek, Pemerintah Daerah juga menggelar Refreshment Penghargaan Adiwiyata dan Sosialisasi Peningkatan Partisipasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat (P3SM). Melalui kegiatan ini, diharapkan pengelolaan sampah di lingkungan sekolah dapat dilakukan dengan lebih terukur, transparan, dan mudah diterapkan.
“Semakin banyak sekolah yang berpartisipasi dalam Program Adiwiyata, maka semakin besar pula kontribusi kita dalam menciptakan daerah yang bersih, hijau, dan berkelanjutan,” tambah Wakil Bupati.
Menutup sambutannya, Rahmat Hidayat mengajak seluruh peserta untuk menjadikan gerakan peduli lingkungan bukan hanya slogan, tetapi gaya hidup dan budaya bersama di lingkungan sekolah.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam membangun generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan cinta lingkungan fondasi penting menuju Padang Pariaman yang hijau, bersih, dan berkelanjutan. (suger)


