Notification

×

Iklan

Hanya 2 SPPG di Solok Kantongi Sertifikat SLHS

Sabtu, 25 Oktober 2025 | 23:22 WIB Last Updated 2025-10-25T16:22:00Z

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Solok, Zulhendri, menjelaskan bahwa kedua SPPG

Solok, Rakyatterkini.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Solok mencatat, baru dua Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) yang telah memperoleh Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Solok, Zulhendri, menjelaskan bahwa kedua SPPG yang telah bersertifikat adalah SPPG Singkarak yang sudah beroperasi dan SPPG Huller Mama yang segera memulai operasional.

“Hari ini kami menyerahkan dua sertifikat SLHS tersebut. Untuk SPPG yang sudah beroperasional, seluruh proses harus rampung paling lambat akhir Oktober ini,” ujar Zulhendri, Kamis (23/10/2025).

Ia menambahkan, SLHS kini dapat diajukan langsung melalui Dinas Kesehatan setelah pemerintah pusat menyederhanakan proses perizinan. Hal ini memungkinkan pemerintah daerah mempercepat penerbitan sertifikat.

“Pemerintah Kabupaten Solok berkomitmen agar seluruh SPPG segera memiliki SLHS. Sertifikat akan diterbitkan paling lambat 13 hari setelah pengajuan, asalkan semua 504 indikator penilaian terpenuhi,” jelasnya.

Zulhendri merinci bahwa penilaian SLHS meliputi berbagai aspek, mulai dari kelayakan peralatan dapur, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), hingga kebersihan area pencucian. Setiap dapur SPPG juga wajib menerapkan prinsip HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point), sistem yang menilai titik kritis dalam pengolahan makanan untuk mencegah penurunan kualitas dan risiko keracunan.

“Jika ada indikator yang belum terpenuhi, kami memberikan batas waktu perbaikan. Tanpa SLHS, dapur tidak diperkenankan beroperasi,” tegasnya.

Selain itu, Zulhendri menyebut ada enam SPPG lain yang akan segera beroperasi. Dinas Kesehatan telah melatih sekitar 250 penjamah makanan, dengan rata-rata 50 orang per dapur, dan pelatihan akan terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Setiap minggu, petugas kami memantau seluruh dapur SPPG untuk memastikan standar higienis dan sanitasi tetap dijaga. Hingga kini, kondisi masih aman dan belum ada laporan kasus keracunan makanan,” tambahnya.

Sebagai bagian dari pengawasan, Puskesmas di tiap wilayah telah membentuk tim teknis SLHS untuk melakukan pemantauan rutin terhadap seluruh dapur penyedia makanan bergizi gratis di Kabupaten Solok.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update