Notification

×

Iklan

Gun Sugianto Terpilih Pimpin Dekopin Sumbar 2025–2030

Jumat, 31 Oktober 2025 | 10:44 WIB Last Updated 2025-10-31T03:44:00Z

Gun Sugianto resmi memimpin Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) 

Padang, Rakyatterkini.com – Gun Sugianto resmi memimpin Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Wilayah Sumatra Barat untuk periode 2025–2030. Ia ditetapkan secara aklamasi melalui Musyawarah Wilayah (Musywil) Dekopin Sumbar yang berlangsung di Hotel Grand Basko Padang pada 27–28 Oktober 2025.

Gun Sugianto, yang juga Ketua Majelis Ekonomi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumbar serta salah satu pendiri Koperasi Simpan Pinjam Syariah Baitul Tamwil Muhammadiyah Sumbar, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan.

“Ini adalah amanah besar. Pemilihan secara mufakat mencerminkan nilai-nilai koperasi yang menjunjung kebersamaan,” ujar Gun pada Kamis (30/10/2025).

Gun menyebut, tahap awal kepemimpinannya akan difokuskan pada pembentukan struktur pengurus baru yang kuat guna memperkuat gerakan koperasi di Sumbar. Ia menargetkan pelantikan pengurus digelar pada Desember 2025 dan dihadiri Ketua Umum Dekopin serta Menteri Koperasi.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen untuk mengoptimalkan peran tujuh organisasi otonom di bawah Dekopin Sumbar agar koperasi kembali menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat. Menurutnya, kebangkitan koperasi sejalan dengan visi pembangunan nasional melalui Koperasi Merah Putih (KMP) yang mendorong penguatan ekonomi rakyat.

Selain aktif dalam dunia koperasi, Gun Sugianto juga diketahui menjabat sebagai Ketua Umum Japnas Sumbar dan Wakil Ketua Umum Kadin Sumbar.

Ia turut memberikan penghargaan kepada jajaran pengurus sebelumnya di bawah kepemimpinan Ir. H. Hendra Irwan Rahim atas dedikasi dan kontribusinya. “Yang baik akan kita lanjutkan, yang perlu diperbaiki akan menjadi prioritas,” ujarnya.

Gun berharap, dengan kepengurusan baru, gerakan koperasi di Sumatra Barat semakin berkembang dan mampu menjadi fondasi kemandirian ekonomi masyarakat.

“Koperasi tidak sekadar warisan ekonomi rakyat, tetapi gerakan gotong royong menuju kemandirian ekonomi daerah,” tutupnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update