Notification

×

Iklan

CIA Diduga Lakukan Misi Rahasia di Venezuela

Jumat, 17 Oktober 2025 | 06:00 WIB Last Updated 2025-10-17T00:53:26Z

Amerika Serikat menyiagakan sekitar 10.000 personel militer di Laut Karibia 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Amerika Serikat menyiagakan sekitar 10.000 personel militer di kawasan Laut Karibia, menyusul meningkatnya ketegangan dengan Venezuela. Pasukan ini terdiri dari Marinir dan angkatan laut yang ditempatkan di kapal perang maupun pangkalan militer di Puerto Rico.

Dalam beberapa pekan terakhir, AS melancarkan serangkaian serangan terhadap kapal-kapal di perairan lepas pantai Venezuela yang diduga terlibat dalam perdagangan narkoba. Otoritas Amerika menyatakan, operasi ini merupakan bagian dari upaya melawan kejahatan transnasional dan perdagangan narkotika.

Surat kabar The New York Times pada Rabu (15/10/2025) melaporkan bahwa pemerintahan Trump secara diam-diam memberi izin kepada CIA untuk melaksanakan misi rahasia di Venezuela, termasuk serangan mematikan di dalam negeri.

Presiden AS Donald Trump menyatakan, militer tidak menutup kemungkinan melakukan serangan langsung ke wilayah Venezuela sebagai langkah melawan perdagangan narkoba. Ia menambahkan bahwa perairan di lepas pantai Venezuela kini berada di bawah pengawasan ketat.

Pernyataan Trump tersebut mendapat kecaman dari pemerintah Venezuela, yang menyebutnya sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional.

Pada Agustus lalu, militer AS mengerahkan sejumlah kapal perang, termasuk tiga kapal destroyer, satu kapal serbu amfibi, satu kapal selam nuklir, serta hampir 4.500 Marinir ke kawasan Karibia, dengan dalih menindak aktivitas narkoba yang diduga berasal dari Venezuela.

Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan pejabat lainnya menolak tuduhan tersebut, menegaskan bahwa perdagangan narkoba hanyalah dalih bagi Amerika Serikat untuk menyerang Venezuela. Maduro juga menempatkan 25.000 personel militer di perbatasan darat dan laut untuk berjaga-jaga di tengah ketegangan yang meningkat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update