Notification

×

Iklan

80 Keluarga di Ulak Karang Terima Bantuan Pangan dari Bulog Sumbar

Jumat, 31 Oktober 2025 | 09:15 WIB Last Updated 2025-10-31T02:15:00Z

Perum Bulog Sumbar bersama Pemerintah Kota Padang menyalurkan bantuan pangan

Padang, Rakyatterkini.com – Perum Bulog Sumatera Barat (Sumbar) bersama Pemerintah Kota Padang menyalurkan bantuan pangan kepada warga Kelurahan Ulak Karang Utara, Kecamatan Padang Utara, Kamis (30/10/2025). Bantuan berupa beras dan minyak goreng tersebut diberikan kepada 80 keluarga penerima manfaat.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumbar, R. Darma Wijaya, menyampaikan bahwa total bantuan yang disalurkan mencapai 1.600 kilogram beras dan 320 liter minyak goreng untuk periode Oktober dan November. “Setiap keluarga menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng,” ujarnya.

Darma menjelaskan, program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah. Di Kota Padang, tercatat 38.621 keluarga telah menerima bantuan dengan total 772.420 kilogram beras dan 154.484 liter minyak goreng yang telah disalurkan.

“Penerima Bantuan Pangan atau PBP merupakan warga yang terdaftar dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Jika ada penerima yang meninggal dunia, datanya langsung digantikan agar bantuan tetap tepat sasaran, khususnya untuk alokasi Oktober dan November,” jelasnya.

Secara keseluruhan, Bulog Sumbar mencatat 339.748 penerima bantuan di seluruh provinsi dengan total penyaluran 6.794.960 kilogram beras dan 1.358.992 liter minyak goreng untuk dua bulan program.

Menurut Darma, bantuan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan keluarga kurang mampu. Namun ia menyebutkan belum ada kepastian apakah program ini akan dilanjutkan hingga Desember. “Selama untuk kepentingan masyarakat, kami siap berkolaborasi. Untuk Desember belum pasti, tetapi kali ini bantuan juga disertai minyak goreng, berbeda dari sebelumnya,” katanya.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menuturkan bahwa di Kota Padang terdapat sekitar 200 ribu warga tidak mampu, di mana sekitar 38 ribu di antaranya masuk kategori miskin ekstrem. Ia menilai program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Ini bukan untuk mempertahankan kemiskinan, tetapi bentuk perhatian kepada mereka yang membutuhkan. Kami mengapresiasi langkah Bulog,” ujar Maigus.

Ia juga mengimbau agar bantuan digunakan sepenuhnya untuk kebutuhan keluarga. “Jangan dijual apalagi ditukar dengan rokok. Manfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari,” tegasnya.

Salah seorang warga penerima bantuan, Amri, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan tersebut. Ia berharap program pangan ini dapat terus dilanjutkan pada bulan berikutnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update