Notification

×

Iklan

UNP Siap Dukung Percepatan Ekraf Sumbar

Minggu, 10 Agustus 2025 | 12:49 WIB Last Updated 2025-08-10T05:49:00Z

Kuliah umum Menekraf yang diwakili oleh Staf Ahlinya di UNP. 

Padang, Rakyatterkini.com – Sektor ekonomi kreatif di Indonesia terus menunjukkan perkembangan yang sangat menjanjikan selama 11 tahun terakhir. Berdasarkan data terbaru dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), jumlah tenaga kerja yang terserap dalam bidang ini meningkat signifikan, dari sekitar 14 juta orang pada tahun 2013 menjadi lebih dari 26 juta orang pada tahun 2024. Peningkatan tersebut mencerminkan pertumbuhan sekitar 89 persen, menandakan bahwa ekonomi kreatif semakin menjadi salah satu tulang punggung perekonomian nasional.

Septriana Tangkary, Staf Ahli Menteri Ekonomi Kreatif Bidang Sistem Pemasaran dan Infrastruktur, menjelaskan bahwa lonjakan positif ini tidak hanya terlihat dari segi penyerapan tenaga kerja, tetapi juga pada nilai tambah yang dihasilkan sektor ini. Nilai tambah ekonomi kreatif mengalami peningkatan sebesar 119 persen, dari Rp700 triliun pada 2013 menjadi Rp1.532 triliun pada tahun 2024. Selain itu, nilai ekspor produk-produk kreatif Indonesia pun turut meningkat, dengan kenaikan sebesar 67 persen, dari 15 miliar dolar AS pada 2013 menjadi 25,10 miliar dolar AS pada tahun ini. Hal ini menegaskan peran strategis ekonomi kreatif dalam meningkatkan pendapatan devisa negara serta membuka peluang pasar global yang lebih luas.

Dalam kesempatan mengisi kuliah umum di Universitas Negeri Padang (UNP), Sabtu (9/8/2025), Septriana menjelaskan bahwa pemerintah telah merancang langkah-langkah strategis guna mempercepat pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia, terutama di 15 provinsi yang menjadi prioritas. Provinsi-provinsi tersebut meliputi Aceh, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Sumatera Utara, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Maluku, dan Papua. Pemilihan wilayah prioritas ini didasarkan pada berbagai indikator, termasuk Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) ekonomi kreatif, skor indeks daya saing digital, keberadaan perguruan tinggi dengan program STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics), lokasi kabupaten/kota kreatif, indeks pembangunan kebudayaan, serta indeks inklusi keuangan.

Pemerintah berencana mengimplementasikan sejumlah program penting, seperti penguatan data dan sistem informasi untuk mengukur dampak kebijakan secara berkelanjutan, pengembangan kelembagaan yang lebih solid, pembangunan infrastruktur ruang kreatif yang mendukung aktivitas para pelaku kreatif, peningkatan kapasitas dan pengembangan talenta melalui pelatihan dan pendidikan, serta inkubasi produk-produk unggulan daerah agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional. Upaya ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang lebih merata dan berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Rektor Universitas Negeri Padang, Krismadinata, menyatakan komitmen penuh institusinya dalam mendukung percepatan pengembangan ekonomi kreatif di Sumatera Barat. “Kami memiliki berbagai program studi yang relevan dan berpotensi besar untuk memberikan kontribusi dalam pengembangan ekraf. UNP siap berkolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pihak untuk memajukan sektor ini di daerah,” ujarnya. Dukungan akademisi seperti ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi kreatif melalui riset, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas.

Secara keseluruhan, perkembangan pesat sektor ekonomi kreatif di Indonesia tidak hanya memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, tetapi juga membuka peluang luas bagi pengembangan inovasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan identitas budaya lokal yang dapat memperkaya keanekaragaman ekonomi dan sosial bangsa. Dengan langkah strategis yang terencana dan dukungan dari berbagai pihak, ekonomi kreatif diharapkan dapat terus tumbuh dan menjadi motor utama pembangunan berkelanjutan di masa depan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update