Solok, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota Solok, Sumatera Barat, resmi meluncurkan program pinjaman modal usaha bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di bawah naungan Badan Keuangan Daerah (BKD).
Program ini mulai berjalan setelah UPTD ditetapkan sebagai unit kerja dengan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD), berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Solok Nomor 100.3.3.3-412-2023 tertanggal 21 Juli 2023.
Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui dukungan pembiayaan yang mudah diakses oleh UMKM.
“Melalui BKD, kami menyediakan fasilitas pembiayaan yang ringan dan terjangkau untuk para pelaku UMKM. Ini adalah wujud nyata komitmen kami dalam mendorong ekonomi kerakyatan,” ujar Ramadhani, Senin (4/8).
Untuk tahun anggaran 2025, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp700 juta. Setiap pelaku usaha dapat mengajukan pinjaman hingga Rp15 juta dengan jangka waktu pembayaran antara 6 hingga 36 bulan. Suku bunga pinjaman ditetapkan sebesar 6 persen per tahun, jauh lebih rendah dibandingkan dengan lembaga keuangan komersial.
Program ini ditujukan bagi pelaku UMKM yang telah beroperasi setidaknya selama enam bulan dan berdomisili di wilayah Kota Solok. Pengajuan pinjaman disertai dengan dokumen seperti KTP, Nomor Induk Berusaha (NIB), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan laporan kegiatan usaha. Seluruh dokumen akan diverifikasi oleh tim UPTD sebelum pencairan dilakukan.
Selain memberikan akses pembiayaan, UPTD juga akan melakukan pendampingan secara berkala, termasuk pemantauan terhadap perkembangan usaha dan penggunaan dana. Evaluasi terhadap peminjam dilakukan setiap tiga bulan.
Ramadhani berharap, program ini dapat mendorong pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha mereka, meningkatkan kapasitas produksi, dan pada akhirnya berkontribusi positif terhadap perekonomian daerah.
“Harapan kami, program ini mampu memberi dampak nyata, tidak hanya bagi pelaku usaha tapi juga bagi masyarakat luas. Dengan semangat kebersamaan, mari kita wujudkan Kota Solok yang lebih produktif, inovatif, dan sejahtera,” tutupnya.(da*)


