Notification

×

Iklan

Aksi Bidan Viral, DPR Turun Tangan Perbaiki Jembatan

Selasa, 05 Agustus 2025 | 20:44 WIB Last Updated 2025-08-05T13:44:00Z

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade

Pasaman, Rakyatterkini.com – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, menyatakan komitmennya untuk membantu memperbaiki jembatan rusak di Jorong Sinuangon, Nagari Cubadak Barat, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat.

Jembatan tersebut merupakan akses penting yang menghubungkan dua kejorongan di wilayah itu. Andre dijadwalkan akan meninjau langsung lokasi pada 13 Agustus 2025 mendatang bersama Kepala Balai dan Wakil Gubernur Sumbar.

“Insya Allah, pada 13 Agustus saya akan datang ke Pasaman bersama Kepala Balai dan Pak Wagub,” ujar Andre melalui akun Instagram @andre\_rosiade.

Kondisi jembatan tersebut sebelumnya menjadi sorotan publik setelah video viral memperlihatkan aksi seorang bidan yang menantang derasnya arus Sungai Batang Pasaman untuk mengobati pasien TBC di Jorong Sinuangon.

Menanggapi hal tersebut, Andre mengaku telah berkoordinasi langsung dengan Bupati Pasaman dan Wakil Gubernur Sumbar. Ia juga mendorong pemerintah daerah agar segera mengirimkan surat resmi ke Kementerian Pekerjaan Umum guna mempercepat proses penanganan.

“Pagi tadi saya sudah berkomunikasi dengan Bupati dan Wakil Gubernur Sumbar. Saya meminta agar Bupati segera bersurat ke Menteri PUPR karena saya juga telah berbicara langsung dengan Menteri PU dan Mensesneg, agar pemerintah pusat segera turun tangan,” jelas Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang (IKM) itu.

Respons cepat pun diberikan oleh Bupati Pasaman yang langsung mengirimkan surat permohonan ke pihak terkait. “Alhamdulillah, tadi Maghrib surat dari Pak Bupati sudah saya terima dan langsung saya teruskan ke Menteri PU,” terang Andre yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Gerindra Sumbar.

Sebelumnya, dilaporkan bahwa dua kejorongan di Nagari Cubadak Barat terisolasi sejak Jumat (1/8) akibat putusnya jembatan penghubung yang melintasi Sungai Batang Pasaman.

“Kami belum tahu pasti penyebab kerusakannya. Namun kini warga, termasuk anak-anak sekolah, harus menyeberangi sungai yang arusnya deras dan cukup dalam. Ini jelas sangat berbahaya bagi keselamatan mereka,” ungkap Sumarno, salah satu warga setempat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update