Notification

×

Iklan

UI Buka PKKMB 2025 Sambut 10.900 Mahasiswa Baru

Jumat, 08 Agustus 2025 | 17:35 WIB Last Updated 2025-08-08T10:35:00Z

Universitas Indonesia (UI) resmi membuka kegiatan Pengenalan 

Jakarta, Rakyatterkini.com— Universitas Indonesia (UI) resmi menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025 pada Selasa (5/8) di Balairung UI, Kampus Depok. Kegiatan ini menandai dimulainya perjalanan akademik sekitar 10.900 mahasiswa baru dari program Sarjana dan Vokasi yang akan mengikuti rangkaian acara PKKMB hingga Jumat (8/8).

Acara dibuka dengan laporan dari Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UI, Prof. Ir. Mahmud Sudibandriyo. Dalam laporannya, Prof. Mahmud menyampaikan bahwa pada tahun ini UI menerima mahasiswa baru sebanyak 10.900 orang dari berbagai jalur seleksi, termasuk SNBP, SNBT, SIMAK UI, serta jalur internasional dan jalur khusus lainnya.

Ia menambahkan, rangkaian PKKMB dirancang tidak hanya untuk mengenalkan nilai-nilai Universitas Indonesia, tetapi juga untuk membekali para mahasiswa baru dengan pemahaman mendalam mengenai kehidupan kampus secara menyeluruh.

“Kegiatan ini dapat terselenggara berkat kerja sama erat antara dosen, tenaga kependidikan, organisasi mahasiswa, serta berbagai unit di lingkungan UI. Semua pihak bergerak bersama menyambut generasi baru UI dengan penuh semangat dan kehangatan,” ujarnya melalui siaran pers pada Jumat (8/8/2025).

Selanjutnya, Rektor UI, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, memberikan sambutan dan menegaskan bahwa mahasiswa baru merupakan generasi penerus yang menjadi fondasi kemajuan bangsa. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan masa studi sebaik-baiknya, tidak hanya dalam meraih prestasi akademik, tetapi juga dalam membangun karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.

“Ada dua kata kunci yang harus dipegang teguh selama menempuh pendidikan di UI, yaitu ‘unggul’ dan ‘berdampak’. Unggul saja tidak cukup, kalian harus bisa memberikan dampak positif, bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga keluarga, masyarakat, bangsa, bahkan peradaban dunia,” tegas Prof. Heri.

Acara pembukaan ini diresmikan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., yang hadir bersama Rektor UI, para wakil rektor, serta sejumlah kepala badan. Turut hadir pula Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dra. Hj. Arifatul Choiri Fauzi, M.Si., yang ikut menyaksikan peluncuran resmi rangkaian PKKMB tingkat nasional yang diselenggarakan di UI.

Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan paparan dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dra. Hj. Arifatul Choiri Fauzi, dengan tema besar Kampanye Nasional: Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT). Sesi ini dipandu oleh Direktur Kemahasiswaan dan Beasiswa UI, Dr. Drs. AG. Sudibyo, M.Si.

Prof. Brian mengingatkan mahasiswa baru untuk mulai bersikap dewasa, berpikir jangka panjang, serta mampu mengelola diri dengan baik. Ia menyoroti pentingnya kesiapan mental dalam menghadapi berbagai tantangan kuliah, mulai dari tekanan akademik, masalah finansial, hingga hubungan sosial. Menurutnya, membangun jejaring dan menjaga relasi yang sehat antar teman adalah bekal penting selama menempuh studi.

“Sebagai mahasiswa, kalian harus mulai berpikir matang, menghindari tindakan bullying, dan menghargai perbedaan. Jika mengalami kekerasan atau pelecehan, jangan ragu untuk melapor. Kalian adalah generasi unggul, maka jadilah insan yang membawa dampak positif bagi diri sendiri, masyarakat, dan bangsa,” pesan Prof. Brian.

Senada, Dra. Arifatul mengajak seluruh mahasiswa untuk berperan aktif menciptakan lingkungan kampus yang aman dan inklusif. “UI sudah memiliki satuan tugas pencegahan kekerasan. Mari kita jaga bersama lingkungan kampus agar tetap aman, karena hanya dengan rasa aman, kampus dapat melahirkan generasi unggul dan berkualitas di masa depan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, UI juga menerima penyerahan simbolis bantuan berupa 21 unit laptop dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., yang diwakili oleh Senior Vice President, Lourentius Aris Budianto. Bantuan ini diperuntukkan bagi mahasiswa dari wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) dan mahasiswa baru berprestasi tertinggi dalam seleksi masuk UI.

Dinda Pradesti Ariana, mahasiswa baru Fakultas Farmasi asal Sulawesi Utara, berbagi cerita perjuangannya hingga berhasil diterima di program studi impiannya. Sejak SMA, Dinda sudah menargetkan untuk masuk jurusan farmasi, terinspirasi dari pengalaman masa kecilnya yang sering mendampingi ibu berobat ke rumah sakit.

“Sejak kecil saya sering ikut ibu saat berobat, melihat langsung proses perawatan dan pemberian obat. Dari situ, saya mulai tertarik dan ingin memahami lebih dalam tentang obat-obatan dan kesehatan,” ungkap Dinda.

Prof. Heri menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus dukungan UI untuk memastikan semua mahasiswa memiliki akses yang setara dalam proses pembelajaran. “Kami berharap bantuan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus berprestasi,” tutupnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update