Jakarta, Rakyatterkini.com – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang wilayah Turki pada Minggu malam, 10 Agustus 2025, waktu setempat. Guncangan yang berasal dari Distrik Sindirgi, Provinsi Balikesir ini menimbulkan dampak serius, dengan laporan awal mencatat satu korban meninggal dunia dan puluhan orang lainnya mengalami luka-luka.
Menurut Badan Penanggulangan Bencana dan Kedaruratan Turki (AFAD), episentrum gempa berada pada kedalaman sekitar 11 kilometer, yang menyebabkan getaran cukup kuat dirasakan oleh warga di sejumlah daerah sekitar. Menteri Dalam Negeri Turki, Ali Yerlikaya, dalam keterangannya yang dikutip dari Anadolu pada Senin, 11 Agustus 2025, menyampaikan bahwa seorang pria berusia 81 tahun meninggal dunia setelah berhasil diselamatkan dari reruntuhan bangunan yang roboh akibat gempa.
Selain korban meninggal, sebanyak 29 orang lainnya mengalami luka-luka. Para korban tersebut dilaporkan sempat terperangkap di antara puing-puing bangunan yang runtuh, namun berhasil dievakuasi oleh tim penyelamat dalam kondisi luka yang tidak mengancam keselamatan jiwa mereka. Upaya evakuasi dan pertolongan terus dilakukan oleh tim SAR bersama petugas kesehatan untuk memastikan keselamatan warga terdampak.
Evaluasi awal dari kerusakan bangunan menunjukkan bahwa sebanyak 16 bangunan di 68 lingkungan mengalami kehancuran akibat gempa utama dan beberapa gempa susulan yang mengikuti. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi kerusakan lebih lanjut, terutama karena beberapa struktur bangunan lain yang dilaporkan rusak berat. Sumber lain menyebutkan bahwa di Kota Sindirgi saja, kerusakan meluas hingga mempengaruhi setidaknya 24 bangunan.
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, turut memberikan pernyataan resmi dengan menyampaikan rasa duka cita mendalam kepada keluarga korban dan seluruh masyarakat yang terdampak bencana tersebut. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah pusat memantau situasi secara ketat dan mengerahkan segala sumber daya yang diperlukan untuk membantu proses penanganan darurat dan pemulihan di wilayah terdampak.
Pihak berwenang mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan yang bisa terjadi dalam beberapa hari mendatang. Tim tanggap bencana juga mengingatkan masyarakat agar menghindari bangunan yang rusak dan mengikuti instruksi resmi demi keselamatan bersama.
Gempa ini kembali mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan bencana di wilayah rawan gempa seperti Turki, yang terletak di zona seismik aktif. Pemerintah dan lembaga terkait diharapkan terus meningkatkan upaya mitigasi dan edukasi kepada masyarakat guna mengurangi risiko korban jiwa dan kerugian material di masa depan.(da*)


