Notification

×

Iklan

Truk Mogok Picu Kemacetan 2 Km di Sitinjau Lauik

Minggu, 10 Agustus 2025 | 09:30 WIB Last Updated 2025-08-10T02:48:22Z

Truk mogok di Sitinjau Lauik.

Padang, Rakyatterkini.com – Kemacetan parah terjadi di jalur Padang–Solok, tepatnya di kawasan Panorama Dua, Sitinjau Lauik, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, pada Sabtu (9/8/2025). 

Antrean kendaraan yang mencapai panjang sekitar dua kilometer membuat perjalanan di rute tersebut terganggu selama berjam-jam.

Penyebab utama kemacetan ini adalah sebuah truk pengangkut batubara yang mengalami kerusakan mesin dan terhenti di tengah jalan. Posisi truk yang berada di jalur utama menyebabkan arus lalu lintas dari kedua arah terhambat dan menimbulkan penumpukan kendaraan yang cukup signifikan. 

Kondisi ini diperparah karena jalur tersebut merupakan rute utama dengan intensitas kendaraan yang tinggi, terutama di akhir pekan ketika banyak kendaraan pribadi dan angkutan barang melintas.

Seorang pengendara motor bernama Ramli yang kebetulan melintas di lokasi mengungkapkan bahwa kemacetan sudah terlihat sejak beberapa ratus meter sebelum titik truk mogok. “Sudah macet dari bawah, kendaraan bergerak sangat lambat bahkan hampir berhenti total. Banyak pengendara yang harus sabar menunggu giliran untuk melewati jalan yang sempit itu,” ujarnya.

Ramli menambahkan, kemacetan ini kerap terjadi di kawasan Sitinjau Lauik karena jalur tersebut memang dikenal sebagai salah satu titik rawan kemacetan di sepanjang rute Padang–Solok. Selain jalan yang relatif sempit dan berkelok, volume kendaraan besar seperti truk pengangkut batu bara dan kendaraan angkutan lain yang melintas bersamaan dengan kendaraan kecil membuat kepadatan lalu lintas semakin sulit dihindari.

Kapolsek Lubuk Kilangan, Kompol Sosmedya, mengonfirmasi bahwa kemacetan yang terjadi disebabkan oleh truk batubara yang mengalami kerusakan di tengah jalan. Ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian segera menurunkan personel ke lokasi untuk mengatur dan mengurai kemacetan serta memastikan arus lalu lintas dapat kembali lancar secepat mungkin.

“Petugas kami sudah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pengaturan lalu lintas. Kami mengarahkan kendaraan dari kedua arah agar bisa bergantian melewati lokasi kejadian sehingga tidak terjadi penumpukan yang lebih parah. Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan sopir dan pemilik truk agar segera mengevakuasi kendaraan yang mogok,” jelas Kompol Sosmedya.

Evakuasi truk yang bermasalah ini berlangsung cukup lama hingga siang hari karena butuh alat dan tenaga khusus untuk menggeser truk dari tengah jalan. Sementara itu, arus kendaraan hanya dapat dialihkan secara bergantian sehingga menyebabkan antrean panjang yang mengular cukup jauh dari titik kemacetan.

Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengendara yang melintasi jalur Padang–Solok, khususnya di kawasan Sitinjau Lauik, untuk selalu waspada dan mempersiapkan kondisi kendaraan dengan baik sebelum berangkat, terutama jika perjalanan dilakukan pada akhir pekan saat volume kendaraan cenderung meningkat. Kesabaran dan kepatuhan terhadap arahan petugas lalu lintas juga sangat penting guna menjaga keamanan dan kelancaran bersama di jalan raya.

“Kami juga mengingatkan pengemudi untuk melakukan pemeriksaan rutin pada kendaraan mereka agar tidak mengalami kendala teknis di tengah perjalanan, terutama di daerah yang memiliki medan sulit seperti Sitinjau Lauik ini,” tambah Kompol Sosmedya.

Dengan koordinasi yang baik antara petugas kepolisian dan pengemudi, diharapkan kemacetan akibat insiden seperti ini dapat diminimalisir di masa mendatang, sehingga perjalanan di jalur Padang–Solok bisa berjalan lebih lancar dan aman bagi semua pengguna jalan. (da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update