Notification

×

Iklan

Tiga Program Unggulan Dorong Ekonomi Pasaman Barat

Selasa, 12 Agustus 2025 | 15:45 WIB Last Updated 2025-08-12T08:45:00Z

Ilustrasi

Pasaman Barat, Rakyatterkini.com– Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, tengah fokus mengembangkan perekonomian daerah melalui tiga program unggulan yang memanfaatkan potensi lokal secara optimal. Target pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan pada tahun 2025 mencapai 4,68 persen, mengalami peningkatan signifikan dibandingkan capaian tahun 2024 yang sebesar 4,08 persen. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat perekonomian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pasaman Barat.

Plt Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Pasaman Barat, Ikhwanri, mengungkapkan bahwa sekitar 66,15 persen Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Pasaman Barat berasal dari sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan. Oleh karena itu, pengembangan ekonomi daerah akan lebih difokuskan pada sektor-sektor tersebut yang memang menjadi tulang punggung ekonomi lokal.

Berikut tiga program utama yang akan diimplementasikan secara sinergis oleh berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD):

1. Gerbang Mapan (Gerakan Pengembangan Masyarakat Pantai)
   Program ini bertujuan untuk memberdayakan komunitas nelayan lokal yang berjumlah sekitar 5.602 orang dengan meningkatkan kualitas dan nilai tambah produk perikanan laut melalui sentra hilirisasi. Pasaman Barat diketahui menyumbang 41,62 persen dari total produksi perikanan tangkap di Sumatera Barat, sehingga potensi sektor ini sangat besar untuk dikembangkan.
   Berbagai kegiatan yang direncanakan meliputi pelatihan keterampilan pengelolaan hasil laut, penyediaan dan modernisasi alat tangkap ikan, pembentukan koperasi nelayan serta pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bahari. Selain itu, promosi hasil laut akan dilakukan melalui atraksi wisata bahari yang diharapkan mampu menarik wisatawan sekaligus memperluas pasar. Digitalisasi pemasaran produk perikanan juga menjadi fokus utama guna menjangkau konsumen yang lebih luas dan meningkatkan efisiensi distribusi.

2. Gen-MK (Generasi Muda Kreatif)
   Menyadari pentingnya peran generasi muda, terutama kaum milenial dan Gen Z, program Gen-MK berupaya mendorong partisipasi mereka dalam pengembangan ekonomi kreatif di Pasaman Barat. Program ini menyediakan ruang ekspresi bagi seni dan budaya lokal, seperti musik tradisional dan modern, teater, serta kuliner khas daerah.
   Selain sebagai wadah kreativitas, Gen-MK juga mendukung pembentukan wirausaha muda melalui pelatihan kewirausahaan, fasilitasi akses modal, dan pengembangan jaringan bisnis. Dengan demikian, diharapkan para generasi muda dapat berkontribusi aktif dalam memajukan ekonomi kreatif sekaligus menjaga kelestarian budaya daerah.

3. Pagoda (Pasbar Go Digital)
   Program ini fokus pada percepatan transformasi digital di sektor ekonomi dengan tujuan memperluas pangsa pasar produk unggulan lokal serta meningkatkan pendapatan daerah. Optimalisasi penerimaan pajak dan retribusi melalui sistem digital menjadi salah satu prioritas untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi.
   Selain itu, Pagoda juga akan mendukung pelaku usaha dalam mengadopsi teknologi digital, seperti pemasaran online, pembayaran digital, serta pemanfaatan data analitik untuk meningkatkan daya saing produk. Hal ini diharapkan dapat membuka peluang bisnis baru dan memperkuat ekosistem digital di Pasaman Barat.

Ikhwanri menegaskan, “Dengan ketiga program strategis ini, kami sangat optimis dapat menggerakkan roda ekonomi masyarakat Pasaman Barat secara menyeluruh. Sinergi antar sektor dan pengembangan potensi lokal akan menjadi kunci utama untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi di tahun mendatang.” Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk terus memonitor pelaksanaan program agar berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Dengan langkah-langkah tersebut, Pasaman Barat berharap mampu menghadapi tantangan ekonomi global sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi lokal yang berkelanjutan. Program-program ini juga diharapkan membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di berbagai wilayah kabupaten.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update