Notification

×

Iklan

Suharto Tekankan Pariwisata sebagai Sumber PAD Bengkulu

Rabu, 13 Agustus 2025 | 15:01 WIB Last Updated 2025-08-13T08:01:00Z

Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Suharto


Jakarta, Rakyatterkini.com -  Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Suharto, menekankan bahwa sektor pariwisata memiliki peran strategis sebagai sumber utama peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurutnya, Bengkulu memiliki kekayaan alam dan nilai sejarah yang cukup kuat untuk bersaing dengan destinasi wisata terkenal di tingkat nasional.

Suharto juga memberikan apresiasi kepada Anggota DPR RI, Erna Sari Dewi, yang dinilai konsisten mendorong pengembangan pariwisata di Bengkulu. Ia menilai, dukungan dari pemerintah pusat seharusnya menjadi pendorong bagi pemerintah daerah untuk bergerak lebih cepat.

“Kita bisa mencontoh Yogyakarta, Bali, Lombok, dan Banyuwangi. Mereka berhasil mengangkat potensi lokal hingga dikenal di dunia. Bengkulu juga bisa, asalkan ada keseriusan,” ujar Suharto saat masa reses, Senin (12/8/2025).

Ia menyebut sejumlah destinasi unggulan seperti Pantai Panjang, Benteng Marlborough, Rumah Ibu Fatmawati, serta bunga Rafflesia yang dinilainya masih belum dioptimalkan secara maksimal.

Kurangnya koordinasi antar-organisasi perangkat daerah (OPD) disebutnya sebagai salah satu hambatan utama dalam pengembangan sektor ini.

“Pariwisata kita punya daya saing tinggi, tapi tanpa kerja sama yang solid, hasilnya tidak akan maksimal,” tegasnya.

Suharto mendorong Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan promosi wisata, karena menurutnya langkah tersebut lebih efektif dibanding terus-menerus mengandalkan bantuan dana dari pusat.

“Kalau daerah tidak mampu menghasilkan pendapatan sendiri, pembangunan akan terhambat. Akhirnya, yang terjadi hanya sibuk berdebat atau terseret masalah hukum yang tidak perlu,” ujarnya.

Politisi Partai Gerindra ini juga meminta Gubernur Bengkulu untuk menginstruksikan OPD terkait agar serius menindaklanjuti peluang pengembangan pariwisata. Ia menegaskan, setiap kunjungan kerja harus menghasilkan program yang membawa dampak nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Kegiatan harus jelas manfaatnya. Jangan hanya sekadar perjalanan dinas, tetapi benar-benar memberikan kemajuan,” tegas Suharto.

Dengan kerja sama yang terjalin kuat antar-lembaga, ia optimistis Bengkulu mampu menjadi destinasi wisata unggulan nasional sekaligus motor penggerak perekonomian daerah.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update