![]() |
| Warga Penerima Manfaat didampingi Kades Santur dan Camat Barangin. |
Sawahlunto, Rakyatterkini.com - Aula Kantor Desa Santur, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto, terasa lebih hangat dari biasanya, Jumat (8/8/25) Bukan hanya karena ramainya tamu undangan, tapi juga karena semangat gotong royong yang mengalir dalam kegiatan Penyerahan Bantuan Penanganan Stunting.
Kepala Desa Santur, Sri Adianto menegaskan program ini adalah bagian dari langkah nyata untuk mendukung percepatan penurunan stunting. Bagi mereka, ini bukan sekadar agenda formal, melainkan komitmen untuk menjaga masa depan generasi desa.
Turut hadir Camat Barangin, Kasi Pemerintahan Kantor Camat Barangin, Pendamping Desa, Ketua TP-PKK Desa Santur, LPM Desa Santur, Bidan Desa Santur, perwakilan Puskesmas Sungai Durian, serta empat keluarga penerima manfaat yang langsung menerima bantuan.
Kehadiran para tokoh ini menjadi sinyal bahwa penanganan stunting adalah kerja bersama, bukan hanya tugas satu pihak.
Bantuan yang diberikan dirancang untuk membantu pemenuhan gizi anak-anak yang masuk kategori risiko stunting. Namun lebih dari itu, momen ini juga dijadikan ajang untuk berbagi pengetahuan. Para orang tua diajak berdiskusi tentang pentingnya pola makan seimbang, kebersihan lingkungan, dan pola asuh yang mendukung tumbuh kembang anak.
“Harapannya, bantuan ini tidak hanya meringankan kebutuhan gizi, tapi juga meningkatkan kesadaran. Karena stunting bukan hanya soal kurang makan, tapi juga soal pola hidup,” ujar Kades.
Di wajah para ibu penerima manfaat, terlihat rasa haru bercampur lega. Bagi mereka, bantuan ini berarti banyak: satu langkah kecil yang membantu membuka jalan bagi masa depan anak-anak mereka.
Pemerintah Desa Santur berharap, dengan program berkesinambungan dan dukungan semua pihak, angka stunting di wilayah ini akan terus menurun. Karena di balik data dan persentase, ada wajah-wajah kecil yang kelak akan menjadi penerus desa —dan masa depan mereka adalah tanggung jawab bersama. (Ris1)


