Notification

×

Iklan

Sekolah Jadi Gerbang Edukasi Hidup Sehat bagi Pelajar

Selasa, 05 Agustus 2025 | 06:15 WIB Last Updated 2025-08-04T23:15:00Z

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) resmi dimulai. 

Jakarta, Rakyatterkini.com — Pemerintah secara resmi meluncurkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sekolah-sekolah pada Senin (4/8), sebagai langkah strategis untuk mendeteksi dini berbagai masalah kesehatan pada anak usia sekolah. Program ini menyasar peserta didik dari jenjang SD, SMP, hingga SMA dan sederajat.

Peluncuran program dilakukan secara serentak di berbagai wilayah, salah satunya di SMA Negeri 6 Tangerang Selatan. Di sekolah tersebut, sebanyak 1.225 siswa menjalani pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.

Pemeriksaan mencakup pengukuran status gizi, kadar gula darah, hemoglobin (HB), kondisi mata, telinga, serta kesehatan gigi. Sebanyak 13 tenaga medis dari Puskesmas Pamulang terlibat dalam kegiatan ini, terdiri dari dokter umum, dokter gigi, perawat, dan ahli gizi.

Kepala Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata pendekatan proaktif pemerintah dalam menjaga kesehatan pelajar sejak usia dini.

“Hari ini, pemerintah hadir langsung ke sekolah-sekolah untuk memeriksa kesehatan anak-anak. Tujuannya agar potensi penyakit bisa diketahui lebih awal dan segera ditangani sebelum berkembang menjadi serius,” ujarnya.

Lebih dari sekadar pemeriksaan medis, program ini juga memuat edukasi mengenai gaya hidup sehat. Para siswa diberikan pemahaman tentang cara menyikat gigi yang benar, menjaga kebersihan telinga, pentingnya aktivitas fisik, hingga pola makan seimbang.

Hasan juga mendorong masyarakat untuk lebih aktif memanfaatkan layanan kesehatan, meskipun dalam kondisi sehat.

“Kita ingin menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin agar penyakit bisa dicegah sejak dini,” tambahnya.

Sejalan dengan itu, Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Asnawi Abdullah, menegaskan bahwa sekolah merupakan tempat paling efektif untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat.

“Membentuk kebiasaan sehat sejak anak-anak jauh lebih mudah dibanding mengubah perilaku orang dewasa. Maka dari itu, intervensi dimulai dari lingkungan sekolah,” jelasnya.

Sementara itu, Aryo Gustian Wisesa, siswa kelas X SMA 6 Tangerang Selatan, mengaku antusias mengikuti pemeriksaan ini, meski sempat merasa cemas.

“Tadi agak deg-degan waktu ambil darah, tapi setelahnya lega juga,” ujarnya.

Melalui Program CKG, pemerintah berharap lahir generasi muda yang lebih peduli akan kesehatan dan mampu mempertahankan gaya hidup sehat hingga dewasa.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update