Notification

×

Iklan

SAR Lanjutkan Pencarian Korban Hanyut di Sungai Batang Pasaman

Senin, 18 Agustus 2025 | 10:42 WIB Last Updated 2025-08-18T03:42:00Z

AR Lanjutkan Pencarian Korban Hanyut di Sungai Batang Pasaman

Pasaman, Rakyatterkini.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang terus melaksanakan operasi pencarian terhadap korban hanyut di Sungai Batang Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, pada Minggu (17/8). Operasi dilakukan setelah pihak SAR menerima laporan tentang empat orang yang terbawa arus saat menyeberangi sungai tersebut.

Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, menjelaskan bahwa laporan pertama diterima dari keluarga korban, Isa Ansori, pada Jumat (15/8/2025) sekitar pukul 15.25 WIB. “Korban bersama teman-temannya berusaha menyeberangi sungai pada Kamis sore. Tiba-tiba datang air deras yang menyeret mereka. Setelah mendapat laporan, tim kami langsung dikerahkan untuk pencarian,” ujarnya.

Dalam insiden ini terdapat empat korban. Dua di antaranya, yakni Asba (31) dan Reza (25), berhasil selamat. Sementara korban atas nama Aldi (25) ditemukan meninggal dunia, dan satu korban lainnya, Eman (35), masih dalam pencarian.

Operasi pencarian pada Minggu dimulai pukul 07.30 WIB sebagai bagian dari rencana operasi hari ketiga. Abdul Malik menyebutkan, tim SAR dibagi menjadi tiga kelompok. “Kelompok pertama melakukan pencarian dengan rafting di sekitar lokasi kejadian. Kelompok kedua menyisir sungai menggunakan perahu karet LCR, sedangkan kelompok ketiga melakukan penyisiran darat hingga sejauh lima kilometer dari titik awal,” jelasnya.

Pada pukul 10.00 WIB, tim berhasil menemukan korban Aldi dalam keadaan meninggal dunia. Jenazah ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi awal, tepatnya di koordinat 0°14’49.2″ N dan 99°52’52.4″ E. “Korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Talamau dan proses evakuasi selesai pada pukul 13.30 WIB,” tambah Abdul Malik.

Sementara itu, pencarian terhadap Eman masih berlangsung. “Hingga sore ini tim terus melakukan pencarian melalui jalur air, jalur darat, serta bantuan drone. Kami akan tetap berupaya sampai korban terakhir ditemukan,” ujarnya.

Dalam operasi tersebut, sejumlah unsur turut dilibatkan, termasuk lima personel Pos SAR Pasaman, enam personel Polsek Talamau, dua anggota Koramil 03 Talu, empat anggota Local Hero Rescue, dan sekitar 25 warga setempat. Beberapa peralatan juga digunakan, seperti rescue car, perahu karet LCR, rafting boat, perlengkapan medis, alat komunikasi, dan drone.

Abdul Malik menambahkan, pencarian terkendala sinyal komunikasi yang minim di lokasi, sehingga koordinasi di lapangan cukup sulit. “Cuaca berawan dengan kecepatan angin sekitar lima knot. Meski demikian, tim tetap berupaya maksimal dalam pencarian,” tutupnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update