Notification

×

Iklan

Realisasi Dana Desa Pasbar Capai 60 Persen hingga Juli 2025

Senin, 11 Agustus 2025 | 14:53 WIB Last Updated 2025-08-11T07:53:00Z

Ilustrasi

Pasaman Barat, Rakyatterkini.com– Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, telah menyalurkan dana desa sebesar Rp59,77 miliar hingga Juli 2025. Jumlah tersebut setara dengan 60,91 persen dari total anggaran dana desa sebesar Rp98,13 miliar yang dialokasikan sepanjang tahun 2025. Dana ini difokuskan untuk mendukung program pengentasan kemiskinan serta memperkuat ketahanan pangan di tingkat nagari atau desa.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Nagari Pasaman Barat, Syaikul Putra, menjelaskan bahwa realisasi penyaluran dana desa sudah mencapai Rp59.774.055.556 per Juli 2025. Penyaluran dana tersebut merupakan tahap pertama yang disalurkan kepada sejumlah nagari di wilayah Kabupaten Pasaman Barat. Tahap kedua direncanakan akan cair pada bulan Oktober atau November 2025, yang akan menambah kucuran dana untuk mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.

Syaikul Putra juga menegaskan optimisme pihaknya bahwa dana desa tersebut akan digunakan secara tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas, setiap nagari diwajibkan untuk memanfaatkan dana desa dengan aturan khusus, termasuk pembagian persentase dana yang sudah ditetapkan pemerintah pusat. Misalnya, dana untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) maksimal hanya 15 persen dari total dana desa per nagari. Sedangkan untuk program ketahanan pangan dialokasikan minimal 20 persen, dan dana untuk kesiapsiagaan atau tanggap bencana disesuaikan dengan kebutuhan nyata di masing-masing nagari.

Selain itu, dana desa juga digunakan untuk program-program pengembangan kapasitas masyarakat, seperti pelaksanaan sekolah lapangan bagi petani. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para petani sehingga produktivitas hasil pertanian di nagari dapat terus meningkat. Selain sektor pertanian, dana desa juga dialokasikan untuk pembinaan kemasyarakatan, pemberdayaan sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur dasar, serta mendukung penyelenggaraan pemerintahan di tingkat desa agar berjalan lebih efektif dan efisien.

Dalam konteks pemulihan ekonomi nasional yang tengah dijalankan pemerintah, dana desa juga diarahkan untuk mengembangkan dan meningkatkan kapasitas badan usaha milik nagari (BUMNag). Hal ini termasuk dukungan terhadap usaha ekonomi produktif yang dapat meningkatkan perekonomian lokal, serta pengembangan desa wisata sebagai sumber pendapatan alternatif bagi masyarakat desa.

Program-program prioritas nasional seperti ketahanan pangan baik nabati maupun hewani, pembangunan serta pemberdayaan masyarakat desa, dan penanggulangan stunting juga menjadi fokus utama dalam penggunaan dana desa. Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat berharap dana desa dapat berkontribusi signifikan dalam menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa secara menyeluruh.

Syaikul mengingatkan seluruh pihak terkait agar selalu mematuhi aturan dan regulasi dalam pemanfaatan dana desa agar tidak menimbulkan penyimpangan maupun penyalahgunaan anggaran. Dengan pengelolaan yang baik dan transparan, diharapkan dana desa dapat memberikan manfaat maksimal bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Pasaman Barat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update