Notification

×

Iklan

Produksi Sampah Harian Kota Solok Capai 55 Ton

Selasa, 12 Agustus 2025 | 11:34 WIB Last Updated 2025-08-12T04:34:00Z

Ilustrasi

Solok, Rakyatterkini.com– Pemerintah Kota Solok melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mencatat bahwa produksi sampah di wilayahnya mencapai sekitar 55 ton setiap harinya. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Solok, Edrizal, menjelaskan bahwa volume sampah ini memang mengalami fluktuasi, namun secara rata-rata berada di kisaran 50 hingga 55 ton per hari.

Menurut Edrizal, jenis sampah yang paling dominan di Kota Solok berasal dari rumah tangga, yang menyumbang sekitar 80 persen dari total sampah harian. Sisanya berasal dari sampah yang berasal dari perkantoran, sekolah, rumah makan, dan sumber lainnya. Kondisi ini menggambarkan bahwa sebagian besar tantangan pengelolaan sampah di Kota Solok adalah menangani limbah domestik yang cukup besar volumenya.

Dalam hal pengelolaan sampah, Edrizal mengakui bahwa Kota Solok belum mampu mengoptimalkan sistem pengelolaan sesuai dengan arahan pemerintah pusat. Idealnya, yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) hanya residu atau sisa sampah yang tidak bisa diolah lebih lanjut. Namun saat ini, hampir semua sampah yang terkumpul langsung diangkut dan dibuang ke TPA tanpa melalui proses pengolahan yang memadai.

Dinas Lingkungan Hidup mencatat bahwa dari total sampah harian sebesar 55 ton, hanya sekitar 19 persen yang berhasil dikelola dengan baik, sementara sisanya, yakni 81 persen, langsung dibuang ke TPA. Hal ini menunjukkan masih besarnya pekerjaan rumah dalam pengelolaan sampah di Kota Solok.

Salah satu kendala utama adalah kurangnya infrastruktur yang memadai untuk pengelolaan sampah terpadu. Oleh sebab itu, Edrizal menekankan pentingnya pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di Kota Solok. Dengan keberadaan TPST, pengelolaan sampah diharapkan bisa menjadi lebih efektif dan ramah lingkungan, serta mengurangi beban sampah yang masuk ke TPA.

Selain pembangunan fasilitas, Edrizal juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk lebih aktif dalam pengelolaan sampah, mulai dari memilah sampah rumah tangga, mengurangi penggunaan bahan yang sulit terurai, hingga membuang sampah pada tempatnya. “Kami sudah menyediakan fasilitas tempat sampah di berbagai titik, namun kenyataannya masih banyak masyarakat yang membuang sampah sembarangan, seperti di tengah jalan atau di luar tempat yang telah disediakan,” ujarnya.

Kesadaran dan partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan pengelolaan sampah yang lebih baik. Dengan dukungan penuh dari masyarakat, diharapkan volume sampah yang masuk ke TPA dapat berkurang secara signifikan, sehingga dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat bisa diminimalkan.

Pemerintah Kota Solok pun terus berupaya memperbaiki sistem pengelolaan sampah, mulai dari peningkatan kapasitas pengumpulan, pengadaan sarana dan prasarana yang lebih memadai, hingga edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab. Semua langkah ini diambil demi mewujudkan Kota Solok yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update