Bukittinggi, Rakyatterkini.com – Menyikapi tingginya harga beras yang saat ini menjadi perhatian dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat, Bulog bekerja sama dengan Polresta Bukittinggi mengambil langkah konkret untuk membantu warga mendapatkan bahan pokok tersebut dengan harga yang lebih terjangkau.
Sejak awal bulan Agustus, Bulog bersama Polresta Bukittinggi melaksanakan operasi pasar beras murah sebagai upaya menekan dampak kenaikan harga beras di pasaran. Kegiatan ini berlangsung di berbagai titik, khususnya di kantor-kantor Polsek di wilayah Polresta Bukittinggi. Operasi pasar ini merupakan hasil koordinasi antara Bulog Divre Bukittinggi dan jajaran Polresta Bukittinggi untuk memastikan distribusi beras murah bisa menjangkau masyarakat secara luas.
Pantauan langsung di lapangan menunjukkan bahwa di Polsekta Bukittinggi, beras kemasan 5 kilogram ditata rapi di atas mobil patroli serta meja yang disediakan, lengkap dengan papan penanda harga yakni Rp 60 ribu per karung, atau setara Rp 12 ribu per kilogram. Harga ini jauh lebih rendah dibandingkan harga pasar yang sedang naik, sehingga menarik minat banyak pembeli.
Kualitas beras yang dijual dalam operasi pasar ini pun mendapat apresiasi positif dari warga. Banyak pembeli yang rela mengambil dalam jumlah banyak karena kualitas beras dinilai bagus dan berbeda dari beras Bulog pada umumnya. Salah satu konsumen mengaku setelah mencoba memasak beras tersebut, rasanya hampir sama dengan beras lokal yang biasa dikonsumsi sehari-hari. Selain itu, bentuk butiran beras juga tidak terlalu panjang, yang menunjukkan kualitas beras yang layak dan sesuai standar.
Kapolresta Bukittinggi melalui Kapolsekta Bukittinggi, AKP Mazwanda, SH, menjelaskan bahwa pelaksanaan operasi pasar ini merupakan bagian dari program Bulog yang menggandeng aparat kepolisian untuk membantu menyalurkan beras murah kepada masyarakat. Bulog menyediakan stok beras yang dibawa langsung dari gudang di Baso menggunakan truk milik mitra Polsekta Bukittinggi. Untuk wilayah Polsekta Bukittinggi sendiri, jumlah beras yang didistribusikan mencapai 3,7 ton atau sekitar 615 karung beras ukuran 5 kilogram.
Dalam pelaksanaannya, seluruh anggota Polsekta Bukittinggi dilibatkan untuk melayani masyarakat yang datang membeli beras murah tersebut. Hal ini dilakukan agar proses pembagian berjalan lancar, tertib, dan tepat sasaran kepada warga yang membutuhkan.
AKP Mazwanda menambahkan, operasi pasar ini direncanakan berlangsung hingga akhir bulan Agustus, dan apabila stok beras habis, pelaksanaan program akan menunggu arahan lebih lanjut dari Kapolresta Bukittinggi apakah program ini akan dilanjutkan atau tidak. Dengan adanya inisiatif ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah memperoleh bahan pokok penting dengan harga yang bersahabat, sehingga beban hidup selama periode kenaikan harga beras bisa sedikit berkurang.
Langkah nyata Bulog bersama Polresta Bukittinggi ini juga menjadi bentuk sinergi antara pemerintah dan aparat kepolisian dalam menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa yang penuh tantangan ini.(da*)


