Notification

×

Iklan

Petani Kopi Solok Raup Rp27 Juta per Bulan

Senin, 04 Agustus 2025 | 02:00 WIB Last Updated 2025-08-03T19:00:00Z

Ilustrasi

Solok, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatera Barat, terus mendorong pengembangan kopi lokal sebagai komoditas unggulan yang mampu mendongkrak perekonomian daerah hingga ke level nasional.

Wakil Bupati Solok, Candra, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, kalangan akademisi, dan pelaku usaha dalam mengembangkan potensi kopi Solok yang dikenal berbuah sepanjang tahun. Salah satu contoh sukses datang dari petani kopi bernama Abdurrahman, yang mampu meraih pendapatan hingga Rp27 juta per bulan dari lahan seluas dua hektare—angka yang bahkan melampaui gaji pejabat eselon dua.

Untuk memperkuat sektor ini, Pemkab Solok bekerja sama dengan Universitas Andalas dalam mengembangkan hilirisasi kopi, mulai dari peningkatan kualitas budidaya, proses sertifikasi, hingga strategi pemasaran dan pencitraan produk. Dosen Unand, Dr. Makky, mencontohkan keberhasilan hilirisasi riset pada tanaman gambir yang kini telah dimanfaatkan sebagai bahan baku tinta untuk pemilu nasional, sebagai model yang bisa diadopsi untuk kopi.

Abdurrahman juga menyoroti pentingnya proses pascapanen seperti teknik sangrai (roasting) dan peracikan kopi sebagai faktor penting untuk meningkatkan nilai tambah produk. Ia mendorong generasi muda, terutama petani milenial, untuk aktif berinovasi dan terlibat dalam membangun industri kopi yang berkelanjutan.

Dengan peningkatan mutu dan penguatan merek, kopi Solok diyakini memiliki potensi besar untuk menembus pasar nasional bahkan internasional, serta menjadi penopang utama ekonomi masyarakat setempat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update