Notification

×

Iklan

Pengurus DPP IKM Terima KTA Muhammadiyah

Sabtu, 16 Agustus 2025 | 01:16 WIB Last Updated 2025-08-15T18:16:00Z

Pengurus DPP IKM Terima KTA Muhammadiyah


Padang, Rakyatterkini.com —  Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM), Braditi Moulevey Rajo Mudo, kini resmi menjadi bagian dari Muhammadiyah.

Penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) dilakukan secara langsung oleh Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Barat, Bakhtiar, di Gedung Dakwah Muhammadiyah pada Jumat (15/8/2025).

Moulevey menegaskan bahwa keputusannya bergabung tidak hanya sebatas simbolis, melainkan wujud ikatan emosional dengan organisasi Islam yang telah dekat dengan keluarganya sejak lama.

“Bagi saya, ini seperti kembali ke rumah. Muhammadiyah bukan sesuatu yang asing,” ungkapnya.

Ketua PWM Sumbar, Bakhtiar, menyambut baik kehadiran Moulevey. Menurutnya, sebagai tokoh perantau Minang yang memegang posisi strategis di DPP IKM, Moulevey berpotensi menjadi penghubung yang memperkuat kerja sama antara organisasi perantau Minang dan Muhammadiyah.

“Walau Muhammadiyah berdiri di Yogyakarta, keberadaannya diterima luas di Sumbar. Saya berharap IKM dapat melahirkan tokoh-tokoh baru yang berperan penting bagi bangsa, seperti dulu ketika banyak tokoh nasional berasal dari Sumbar,” tutur Bakhtiar.

Ia menambahkan, kehadiran sosok seperti Moulevey di Muhammadiyah diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Minangkabau untuk memadukan nilai keagamaan, kecerdasan, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Mungkin suatu saat akan lahir tokoh nasional baru dari Sumbar, dan tidak menutup kemungkinan itu adalah Pak Levi,” ujarnya.

Sebagai informasi, Muhammadiyah didirikan pada 18 November 1912 di Yogyakarta oleh KH Ahmad Dahlan dengan tujuan memurnikan ajaran Islam sesuai Al-Qur’an dan Sunnah, serta mengembangkan amal usaha di bidang pendidikan, kesehatan, dan pelayanan sosial.

Kini, Muhammadiyah menjadi salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia dengan jutaan anggota dan ribuan amal usaha di seluruh provinsi.

Di Sumbar, organisasi ini telah membangun berbagai sekolah, universitas, rumah sakit, dan pusat dakwah yang berkontribusi besar terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia. Semangat pembaruan serta keterbukaan terhadap ilmu pengetahuan membuat Muhammadiyah sejalan dengan karakter masyarakat Minangkabau.

Bergabungnya Braditi Moulevey diharapkan semakin mempererat sinergi antara IKM dan Muhammadiyah, khususnya dalam memajukan umat dan daerah melalui pendidikan, penguatan ekonomi, dan pemberdayaan sosial.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update