Notification

×

Iklan

Pedagang Beras di Pasar Tradisional Sumbar Bangkit, Usai Kementan Tertibkan Pengoplos

Kamis, 07 Agustus 2025 | 20:45 WIB Last Updated 2025-08-07T13:45:26Z

Pedagang beras menunggu pembeli. (net)

Padang, Rakyatterkini.com - Aktivitas jual beli beras di pasar tradisional di Kota Padang dan beberapa kota lainnya di Sumatera Barat kembali bergairah, setelah Kementerian Pertanian membongkar praktik pengoplosan beras permiun dan medium.

Praktik curang tersebut mestinya diusut tuntas, dan pelaku dikenakan hukuman pidana dan hukuman yang setimpal.

Di Pasar Tradisional Alai, Kota Padang, Sumatera Barat, pedagang beras mulai merasakan transaksi jual beli yang menggeliat lagi.

"Untuk di pasar tradisional stok beras aman, baik itu premium, medium maupun beras lokal kota Padang, ujar Hendra, salah seorang pedagang.

Sementara itu warga sangat merasakan manfaat dengan kebijakan yang dikeluarkan dari Kementerian Pertanian.

“Sebagai ibu rumah tangga, saya sangat menyambut baik langkah pemerintah karena selisih harga sangat bermanfaat rumah tangga,” kata Putri.

Ia berharap pemerintah bisa terus melakukan pengawasan dan tindakan tegas agar harga beras menurun dan bisa memberi manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Alhamdulillah, Menteri Pertanian hebat, dengan dibongkarnya beras oplosan ini sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan beras yang sesuai dengan harga dan kualitas,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan pemerintah tidak akan memberi ruang bagi pelaku kecurangan pangan.

"Ini soal keadilan untuk petani dan perlindungan bagi masyarakat. Kita akan tindak tegas agar pelaku jera,” ujarnya.

Pedagang dukung Mentan

Dukungan terhadap langkah pemerintah juga datang dari para pedagang beras tradisional di Kota Padang. Beberapa pedagang beras mengaku sangat mendukung tindakan pemerintah.

“Sangat mendukung. Apalagi kita rakyat biasa tidak tahu beras oplosan itu bagaimana modelnya. Saya juga jual beras di sini ambil langsung,” ungkapnya.

Menurut Hendra, sejak pengungkapan kasus beras oplosan mencuat ke publik, jumlah pembeli di kedainya mengalami peningkatan.

Hal serupa juga dirasakan pedagang lainya dan berharap pelaku pengoplosan dapat dihukum seadil-adilnya. (gp/*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update