Notification

×

Iklan

Padang Pariaman Gelar Gerakan Irigasi Bersih

Sabtu, 16 Agustus 2025 | 10:35 WIB Last Updated 2025-08-16T03:35:00Z

Padang Pariaman Gelar Gerakan Irigasi Bersih

Padang Pariaman, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bekerja sama dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V menggelar kegiatan Gerakan Irigasi Bersih di Daerah Irigasi Batang Anai, Nagari Punggung Kasiak, Kecamatan Lubuk Alung, Kamis (14/8). Acara ini juga dilengkapi dengan Dialog Hemat Air serta simulasi penanaman padi menggunakan konsep Sawah Pokok Murah, sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan menghadapi perubahan iklim.

Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis (JKA), yang didampingi Kepala Korem 032/Wirabraja Brigjen TNI Mahfud, Kepala BWS Sumatera V Naryo Widodo, serta akademisi Ir. Revalin Herdianto.

Dalam sambutannya, Bupati John Kenedy Azis menekankan pentingnya menjaga jaringan irigasi agar para petani bisa memanfaatkan lahan secara maksimal. Saat ini, sekitar 70 persen masyarakat Padang Pariaman berprofesi sebagai petani, namun dari total 28 ribu hektare lahan persawahan, hanya 50–60 persen yang produktif karena kerusakan dan tidak berfungsinya sejumlah saluran irigasi.

“Gerakan Irigasi Bersih ini merupakan langkah positif dan sangat bermanfaat bagi masyarakat. Diharapkan dapat menjadi solusi bagi para petani yang kesulitan mendapatkan air untuk sawah mereka,” ujarnya.

Bupati juga memberikan apresiasi atas sinergi antara BWS Sumatera V dan Korem 032/Wirabraja dalam pelaksanaan kegiatan ini, yang sejalan dengan semangat gotong royong demi mendukung ketahanan pangan.

Sementara itu, Kepala BWS Sumatera V, Naryo Widodo, menyampaikan bahwa tujuan Gerakan Irigasi Bersih adalah memastikan jaringan irigasi berfungsi optimal dan mendorong keterlibatan masyarakat dalam pemeliharaan saluran.

Ia juga memperkenalkan konsep Sawah Pokok Murah, yaitu metode budidaya padi hemat air yang diharapkan menjadi model pertanian adaptif terhadap perubahan iklim.

Kegiatan ditutup dengan simulasi penanaman padi menggunakan konsep Sawah Pokok Murah, yang diharapkan menjadi inspirasi bagi petani untuk mengelola lahan secara lebih efisien sekaligus menjaga keberlanjutan produksi pangan.(rel/s)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update