Notification

×

Iklan

Padang Jadi Tuan Rumah Pertemuan DMDI Internasional 2025

Sabtu, 09 Agustus 2025 | 04:45 WIB Last Updated 2025-08-08T21:45:00Z

Kota Padang jadi tuan rumah pertemuan DMDI tahun 2025.

Padang, Rakyatterkini.com – Kota Padang kembali menjadi pusat perhatian dunia dengan ditunjuknya sebagai tuan rumah Pertemuan Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Internasional yang digelar pada tanggal 8 Agustus 2025. Acara internasional ini diikuti oleh delegasi dari berbagai negara serumpun, yang turut mempererat jalinan budaya dan kerja sama antarbangsa di wilayah Melayu dan Islam.

Salah satu momen puncak dari rangkaian kegiatan ini adalah pelantikan Pengurus DMDI Sumatera Barat periode 2025-2030. Pelantikan tersebut berlangsung khidmat di Hotel Santika pada hari Jumat, 8 Agustus 2025. Kepengurusan baru DMDI Sumbar ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, yang dipercaya memegang amanah penting dalam mengembangkan peran DMDI di tingkat regional.

Acara pelantikan ini mendapat kehormatan dengan kehadiran Presiden DMDI, Tun Seri Setia Mohd Ali Rustam dari Malaysia, yang didampingi Ketua Umum DMDI Indonesia, Said Aldi Al Idrus. Dalam sambutannya, Tun Seri Setia Mohd Ali Rustam menyampaikan kekagumannya atas sambutan hangat yang diterima delegasi dari masyarakat Kota Padang. Menurutnya, keindahan alam yang mempesona, kekayaan warisan budaya, serta keramahan penduduk setempat merupakan modal utama bagi Padang untuk menjadi destinasi unggulan dunia Melayu dan dunia Islam di kancah internasional.

Tun Seri Setia Mohd Ali Rustam menegaskan bahwa DMDI bukan sekadar organisasi yang membahas sejarah dan persaudaraan antarbangsa serumpun, melainkan sebuah wadah strategis yang mempersatukan bangsa-bangsa dalam upaya bersama membangun masa depan yang lebih baik dan harmonis. Ia percaya Kota Padang memiliki potensi besar untuk menjadi pusat kebudayaan dan ekonomi Melayu-Islam yang diperhitungkan di kawasan Asia Tenggara.

Senada dengan itu, Ketua Umum DMDI Indonesia, Said Aldi Al Idrus, menekankan posisi strategis Kota Padang sebagai pintu gerbang yang menghubungkan 23 negara anggota DMDI. Ia mengharapkan pengurus DMDI Sumatera Barat yang baru dilantik dapat merumuskan dan melaksanakan program kerja yang nyata dan berdampak positif bagi masyarakat, agama, bangsa, dan negara. Kepemimpinan Wali Kota Fadly Amran yang dinilai energik dan visioner diyakini akan mendorong kemajuan DMDI Sumbar ke arah yang lebih signifikan.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, dalam kesempatan tersebut menyatakan rasa syukur dan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Padang untuk menjadi tuan rumah acara internasional berkelas ini. Ia menyebut pertemuan DMDI ini bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang yang ke-356, menjadikannya momentum bersejarah yang diharapkan mampu mempererat kolaborasi lintas negara. Fokus utama kerja sama ini adalah memajukan bidang pendidikan, seni budaya, ekonomi, dan pariwisata yang berbasis pada nilai-nilai Melayu dan Islam yang luhur.

Lebih jauh, Fadly Amran menambahkan bahwa melalui sinergi yang dibangun dalam forum DMDI internasional, Padang berambisi menjadi kota kreatif gastronomi yang diakui dunia, terutama dalam jaringan UNESCO. Ia optimis bahwa potensi kuliner khas Melayu yang kaya akan cita rasa dan tradisi dapat menjadi daya tarik utama yang mengangkat citra Kota Padang di mata global.

Pelantikan ini juga dihadiri oleh sejumlah delegasi dari negara-negara sahabat seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, serta Kamboja, selain delegasi dari berbagai provinsi di Indonesia. Kehadiran mereka menunjukkan betapa pentingnya posisi DMDI sebagai jembatan penghubung budaya dan ekonomi antarnegara.

Selain pelantikan pengurus, rangkaian kegiatan DMDI di Kota Padang juga meliputi tradisi Makan Bajamba yang menjadi simbol kebersamaan dan kekeluargaan dalam budaya Melayu, serta Dakwah Serumpun yang menegaskan nilai-nilai spiritual dan keagamaan yang dianut bersama. Peserta juga akan mengunjungi Kantor Sekretariat DMDI Sumbar untuk lebih mengenal aktivitas organisasi serta mengikuti seminar kebudayaan yang membahas berbagai aspek kebudayaan Melayu dan Islam. Tidak ketinggalan, delegasi akan berpartisipasi dalam berbagai acara perayaan Hari Jadi Kota Padang yang ke-356 sebagai bagian dari ajang penguatan identitas dan kebanggaan lokal.

Dengan terselenggaranya acara ini, Kota Padang tidak hanya memperkokoh posisinya di peta budaya dan ekonomi Melayu-Islam, tetapi juga membuka peluang besar untuk menjalin kerjasama internasional yang lebih luas, menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update