Notification

×

Iklan

Nagari Creative Hub Dukung Talenta Digital Muda Sumbar

Jumat, 08 Agustus 2025 | 02:15 WIB Last Updated 2025-08-07T19:15:00Z

Wagub Vasko bertemu Direktur PNP dan berbincang terkait pendidikan vokasional di Sumbar. 


Padang, Rakyatterkini.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) terus menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat pendidikan vokasi di daerah, salah satunya dengan menjalin kolaborasi strategis bersama Politeknik Negeri Padang (PNP).

Kerja sama ini diwujudkan melalui dukungan terhadap program **Nagari Creative Hub**, sebuah inisiatif yang tengah digagas sebagai pusat kreativitas dan pemberdayaan generasi muda di tingkat nagari.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, **Vasko Ruseimy**, menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia di bidang digital guna menunjang keberhasilan program tersebut.

“Kita butuh percepatan dalam pengembangan bisnis digital di Sumatera Barat. Karena itu, kehadiran Nagari Creative Hub akan sangat bergantung pada ketersediaan talenta digital di berbagai sektor,” ujarnya saat menerima kunjungan Direktur PNP, Surfa Yondri, beserta jajaran, Rabu (6/8/2025), di Ruang Temu Wakil Gubernur Sumbar.

Nagari Creative Hub dirancang sebagai ruang inovasi dan aktivitas produktif masyarakat nagari, dengan fokus utama pada pengembangan potensi generasi muda. Fasilitas ini nantinya akan dilengkapi dengan akses internet gratis, area khusus UMKM, serta Teras Nagari sebagai ruang interaksi kreatif dan kolaboratif.

Melalui inisiatif ini, Pemprov Sumbar berkomitmen menyediakan pelatihan dan pendampingan bagi pemuda nagari agar mampu memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usaha secara mandiri. Diharapkan, langkah ini mampu mengurangi angka urbanisasi, karena pemuda dapat menciptakan peluang kerja di kampung halamannya sendiri.

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga menaruh perhatian serius terhadap sektor pariwisata berbasis komunitas. Vasko menyebutkan bahwa keterlibatan aktif masyarakat dalam pengelolaan destinasi wisata sangat penting agar manfaat ekonomi dapat langsung dirasakan oleh warga, sekaligus tetap menjaga kelestarian budaya Minangkabau.

“Kita ingin masyarakat berperan langsung dalam pengelolaan objek wisata di nagari mereka. Dengan begitu, sektor pariwisata tidak hanya membawa manfaat ekonomi, tetapi juga menjadi sarana pelestarian nilai-nilai budaya lokal,” jelasnya.

Pemprov juga mendorong para pelaku industri pariwisata untuk mengembangkan paket wisata berbasis kearifan lokal yang ramah lingkungan, sehingga menciptakan pengalaman wisata yang otentik dan berkelanjutan.

Sementara itu, Direktur PNP **Surfa Yondri** menyambut positif ajakan kolaborasi ini. Ia mengungkapkan bahwa selama ini sebagian besar lulusan PNP cenderung merantau keluar daerah untuk bekerja, sejalan dengan orientasi pendidikan politeknik yang memang dirancang agar lulusannya siap kerja dalam waktu singkat.

“Mayoritas lulusan kami memang langsung bekerja, tapi kebanyakan ke luar Sumbar. Ini tantangan yang ingin kami jawab bersama,” tuturnya.

Sebagai bagian dari upaya menjawab tantangan tersebut, PNP juga telah meluncurkan program Lapak Digital yang mendukung digitalisasi UMKM serta menciptakan ekosistem kerja berbasis teknologi di daerah.

Sinergi antara Pemprov Sumbar dan PNP ini diharapkan menjadi pondasi kokoh dalam mendorong pembangunan nagari yang mandiri, kreatif, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update