Notification

×

Iklan

Kopdes Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Desa

Kamis, 14 Agustus 2025 | 07:45 WIB Last Updated 2025-08-14T00:45:00Z

Salah satu contoh Kopdes Merah Putih di Wonosari.

Jakarta, Rakyatterkini.com – Presiden Prabowo Subianto meluncurkan pembentukan 80.081 Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih pada 21 Juli 2025 sebagai upaya strategis untuk memperkuat perekonomian masyarakat desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan, Adita Irawati, menjelaskan bahwa Kopdes Merah Putih menjadi tonggak penting pembangunan nasional berbasis desa, di mana masyarakat dapat mengelola sumber daya mereka secara mandiri.

“Kopdes Merah Putih menandai langkah penting dalam pembangunan nasional berbasis desa. Program ini mewujudkan kedaulatan rakyat dalam mengelola sumber daya mereka sendiri,” kata Adita, Rabu (13/8/2025).

Ia menambahkan, program ini juga bertujuan mengurangi ketergantungan masyarakat pada bantuan sosial dan mendorong pemberdayaan ekonomi yang produktif serta berkelanjutan.

Menurut Adita, sejumlah desa dan kelurahan di Indonesia masih menghadapi tantangan, seperti penyimpanan hasil tangkapan ikan yang belum optimal mencapai 90 persen, lima juta pelaku UMKM yang masih terjebak utang pada rentenir, lebih dari 50 ribu desa dan kelurahan tanpa fasilitas kesehatan, serta 70 persen wilayah yang belum memiliki koperasi.

Selain itu, 60 persen koperasi belum menyediakan layanan farmasi, lebih dari 31 ribu koperasi belum memiliki toko sembako, dan lebih dari separuh desa belum memiliki toko sarana produksi untuk mendukung pertanian maupun usaha lokal.

Presiden Prabowo menegaskan, Kopdes Merah Putih merupakan implementasi Asta Cita ke-3 yang menempatkan koperasi sebagai penggerak ekonomi desa untuk menciptakan lapangan kerja, mendorong kewirausahaan, dan memperkuat sentra produksi rakyat secara berkelanjutan.

“Lebih dari 80 ribu koperasi ini menjadi upaya nyata untuk memperpendek rantai distribusi bahan pokok dan kebutuhan penting bagi masyarakat. Kami hadirkan sembako, obat, dan pupuk langsung ke tangan rakyat dengan harga terjangkau dan mekanisme yang adil,” jelasnya.

Dedi Nurendi, Ketua Kopdes Merah Putih Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengatakan bahwa keberadaan koperasi ini membantu meringankan kebutuhan warga.

“Kopdes menjawab masalah masyarakat yang harus menempuh jarak jauh untuk membeli kebutuhan pokok. Dalam urusan simpan pinjam, banyak warga sebelumnya terjerat Bank Emok (bank keliling),” ujar Dedi.

Ia menambahkan, koperasi juga menumbuhkan semangat gotong royong. “Mari berkoperasi karena ini dari kita, oleh kita, dan untuk kita,” pungkasnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update