Notification

×

Iklan

Jalan dan Jembatan Baru Jadi Kado HUT RI untuk Pasaman

Kamis, 14 Agustus 2025 | 16:42 WIB Last Updated 2025-08-14T10:09:56Z

Andre Rosiade didampingi Wagub Sumbar Vasko Ruseimy meninjau jembatan rusak


Pasaman, Rakyatterkini.com– Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi jembatan yang rusak di Jorong Lanai Hilir, Nagari Cubadak Barat, Kecamatan Duo Koto, Kabupaten Pasaman, Rabu (13/8/2025). 

Perjalanan menuju lokasi memakan waktu sekitar enam jam dari Kota Padang, termasuk menempuh empat kilometer terakhir dengan sepeda motor karena kondisi jalan yang rusak dan ekstrem.

Jembatan ini menjadi perhatian publik setelah viralnya video seorang bidan yang nekat menyeberangi sungai di bawahnya untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien. Andre menjelaskan, pemerintah Presiden Prabowo akan membangun jembatan gantung sebagai pengganti jembatan lama, sekaligus memperbaiki akses jalan menuju lokasi.

“Pemerintah akan membangun jalan sepanjang 4 kilometer dengan lebar 2,5 meter menggunakan rabat beton senilai Rp20 miliar. Jembatan gantungnya akan menelan biaya Rp6,5 miliar, sehingga total anggarannya Rp26,5 miliar. 

Warga menyebut ini sebagai kado HUT RI paling berharga untuk Pasaman,” ujar Andre. Jalan tersebut akan menghubungkan Jorong Lanai Hilir dengan Jorong Batang Kundur.

Andre menekankan, seluruh persyaratan pembangunan, termasuk izin lingkungan dan kawasan hutan, harus dipenuhi. “Pak Bupati, mohon percepat izin lingkungan dan kawasan hutan. Kalau ada kendala di Kemenhut, laporkan ke saya, saya akan koordinasikan dengan Menteri Kehutanan agar pembangunan dapat segera dilaksanakan,” tegasnya.

Peninjauan ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy, Bupati Pasaman Welly Suhery, Wakil Bupati Parulian Dalimunthe, sejumlah anggota DPRD Sumbar, serta Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional Sumbar Elsa Putra Friandi.

Andre menjelaskan, informasi mengenai viralnya aksi bidan Dona Lubis (46) sampai ke dirinya melalui media sosial saat berada di Korea. Ia kemudian menghubungi Menteri Pekerjaan Umum dan Menteri Sekretaris Negara untuk memastikan Presiden mendapat laporan. Presiden pun memerintahkan agar masalah ini segera ditangani, sehingga pembangunan jembatan dimasukkan dalam prioritas.

“Kementerian PU menugaskan kepala balai untuk survei lapangan. Keputusan pembangunan jalan akses sepanjang 4 kilometer dengan lebar 2,5 meter dan jembatan gantung ini merupakan instruksi Presiden,” jelas Andre.

Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini menegaskan, langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan masyarakat tidak kesulitan. Andre juga menyampaikan bahwa tower BTS Telkomsel akan dibangun di lokasi tersebut atas permintaan pihak nagari.

Selain itu, Andre menyerahkan bantuan sebesar Rp25 juta kepada bidan Dona Lubis sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdiannya kepada masyarakat. “Bantuan ini memang kecil, tetapi kami menghargai pengorbanan Ibu Dona yang berani melayani masyarakat meski mempertaruhkan keselamatan diri,” ucapnya.

Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional Sumbar Elsa Putra Friandi menambahkan, tahap awal pembangunan akan dimulai dengan desain dan pengurusan izin lingkungan serta kawasan hutan. Jika semua persyaratan selesai, pembangunan jembatan gantung diperkirakan dapat dimulai akhir tahun ini.

Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy meminta dukungan masyarakat agar proyek pembangunan berjalan lancar. “Kalau ada kendala di lapangan, segera koordinasikan dengan pemerintah setempat,” ujarnya.

Bupati Pasaman Welly Suhery menyampaikan apresiasi atas respons cepat pemerintah. Ia mengajak masyarakat mendukung pembangunan jalan akses dan jembatan gantung agar berjalan sesuai rencana.

Wali Jorong Batang Kundur Sumarno pun menyatakan terima kasih kepada pemerintah, Andre Rosiade, dan Presiden Prabowo. “Ini menjadi kado terindah HUT Kemerdekaan RI bagi masyarakat Pasaman,” tuturnya penuh syukur. (da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update