Notification

×

Iklan

Harga Gabah Naik, Petani Diuntungkan Program SPHP

Senin, 25 Agustus 2025 | 04:45 WIB Last Updated 2025-08-24T21:45:00Z

Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman.

Jakarta, Rakyatterkini.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa operasi pasar beras bersama Perum Bulog digelar secara serentak di seluruh Indonesia. Langkah ini dilakukan untuk menekan harga sekaligus melindungi masyarakat dari lonjakan harga beras.

Dalam program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), pemerintah menyalurkan 1,3 juta ton beras dengan harga terjangkau Rp12.000–Rp12.500 per kilogram. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga kestabilan pangan nasional.

“Operasi pasar besar-besaran ini telah menunjukkan dampak positif, harga beras sudah turun di 13 provinsi. Program ini akan terus kami jalankan agar harga tetap terkendali,” ujar Menteri Amran.

Selain menjaga daya beli masyarakat, pemerintah juga menaikkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk gabah menjadi Rp6.500 per kilogram. Kebijakan ini diharapkan memberi keuntungan lebih bagi petani, yang terlihat dari peningkatan Nilai Tukar Petani (NTP).

Cadangan beras pemerintah saat ini mencapai lebih dari 4 juta ton, melonjak tajam dibanding tahun lalu yang hanya sekitar 1 juta ton. Kondisi ini membuat ketahanan pangan nasional semakin kuat.

Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi, menyebutkan bahwa hingga pekan ketiga Agustus 2025, realisasi distribusi beras SPHP sudah mencapai 239,5 ribu ton, dengan target 1,3 juta ton hingga akhir Desember 2025. Beras SPHP dipasarkan melalui jalur resmi seperti pasar, koperasi, pemerintah daerah, BUMN, serta instansi pemerintah, dengan harga eceran tertinggi (HET) yang menyesuaikan zona distribusi.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh isu negatif terkait kebijakan ini. Menurutnya, program stabilisasi beras dijalankan demi kepentingan konsumen, kesejahteraan petani, serta menjaga ketahanan pangan nasional.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update