Notification

×

Iklan

BWI Apresiasi ATR/BPN dalam Legalisasi Tanah Wakaf

Selasa, 12 Agustus 2025 | 21:04 WIB Last Updated 2025-08-12T14:04:00Z

Kementerian ATRBPN terima BWI Awards 2025.

Jakarta, Rakyatterkini.com – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) meraih penghargaan dari Badan Wakaf Indonesia (BWI) dalam ajang *BWI Awards* 2025, untuk kategori “Pendukung Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf”.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, dalam acara yang digelar di Jakarta, Selasa (5/8/2025).

“Sertifikasi tanah wakaf menjadi salah satu program prioritas Menteri Nusron. Kami merasa bangga menerima apresiasi ini dan berkomitmen untuk terus mempercepat sertifikasi tanah wakaf di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Ossy usai acara.

Ia menjelaskan, ATR/BPN bersama Kementerian Agama telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait pelaksanaan program wakaf. Salah satu langkah kunci adalah validasi data wakaf, di mana Kementerian Agama menyerahkan data jumlah rumah ibadah di seluruh Indonesia untuk diverifikasi, sehingga target sertifikasi dapat ditetapkan setiap tahun.

Menurut Ossy, percepatan sertifikasi tanah wakaf selaras dengan misi *Asta Cita* yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan pengelolaan lahan dan tata ruang yang adil.

“Jika pengelolaan tanah wakaf dan rumah ibadah dilakukan secara baik, potensi sengketa, konflik, maupun perkara pertanahan bisa diminimalkan,” tambahnya.

Ossy juga mengimbau masyarakat yang memiliki atau mengelola tanah wakaf, baik yang sudah dimanfaatkan maupun yang baru diwakafkan, untuk segera mengurus sertifikatnya melalui kantor pertanahan setempat.

“Jangan ragu datang ke kantor pertanahan. Kami menjamin kemudahan dan percepatan proses legalisasi tanah wakaf agar dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi umat,” tegasnya.

Dalam acara tersebut, penghargaan kepada ATR/BPN diserahkan oleh Kepala BWI, Kamaruddin Amin. Kegiatan ini dibuka oleh Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, serta dihadiri Menteri Agama Nasaruddin Umar dan perwakilan BWI dari seluruh Indonesia.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update