Notification

×

Iklan

Bupati Limapuluh Kota Hadiri Bimtek Guru Tahfizh SD

Rabu, 13 Agustus 2025 | 18:53 WIB Last Updated 2025-08-13T11:53:00Z

Bimtek guru pembina Tahfizh Jenjang SD angkatan II

Limapuluh Kota, Rakyatterkini.com– Pada hari Senin, 11 Agustus 2025, Bupati Limapuluh Kota, H. Safni, turut hadir dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk para Guru Pembina Tahfizh tingkat Sekolah Dasar (SD) angkatan kedua, yang berasal dari kecamatan Guguak dan Akabiluru. Acara ini berlangsung di Hotel Sago Bungsu II dan diikuti oleh sekitar 70 guru pembina tahfizh yang berdedikasi dalam membimbing generasi muda menghafal Al-Qur’an.

Selain Bupati, kegiatan ini juga dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Syafrinal, A.Md., yang juga dikenal dengan gelar adat Dt. Rajo Mangkuto Omeh Nan Bajambek. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota tidak dapat hadir secara langsung, namun diwakili oleh Sekretaris Dinas Pendidikan sebagai bentuk dukungan terhadap program pengembangan pendidikan tahfizh di daerah tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati H. Safni menekankan pentingnya peran guru pembina tahfizh dalam membentuk karakter generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga kuat dalam aspek spiritual. Ia menyampaikan bahwa Kabupaten Limapuluh Kota memiliki potensi besar untuk melahirkan generasi Al-Qurani, yakni generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman rohani yang dapat menjadi landasan kuat dalam kehidupan mereka.

“Kita berharap anak-anak kita tumbuh menjadi generasi emas yang tidak hanya pandai dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga berakhlak mulia dan mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Peran guru tahfizh sangat krusial karena mereka adalah garda terdepan yang bertugas membimbing para siswa dalam menghafal, memahami, serta mengimplementasikan kandungan Al-Qur’an,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh peserta Bimtek untuk memandang pembinaan tahfizh sebagai sebuah ladang amal dan pengabdian yang mulia. Ia mengingatkan bahwa tugas guru tahfizh bukan sekadar mengajarkan menghafal, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kehidupan yang akan menjadi bekal utama anak-anak, tidak hanya untuk dunia, tetapi juga sebagai persiapan bekal menuju akhirat.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar pelatihan, melainkan bagian dari usaha kita membangun generasi yang kuat dan berkarakter. Guru tahfizh memegang peran strategis dalam menyiapkan anak-anak agar menjadi manusia yang bertakwa dan bermanfaat bagi lingkungan serta masyarakat luas,” tambah Bupati Safni.

Kegiatan Bimtek ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kapasitas para guru pembina tahfizh sehingga mereka lebih maksimal dalam menjalankan tugas mulianya. Dengan peningkatan kemampuan para guru, diharapkan proses pembinaan tahfizh di tingkat SD di Kecamatan Guguak dan Akabiluru semakin baik, sehingga kelak dapat lahir generasi-generasi penerus yang memiliki pemahaman dan pengamalan Al-Qur’an yang kokoh.

Selain sesi materi, kegiatan ini juga menyediakan ruang diskusi dan berbagi pengalaman antar guru, sehingga mereka dapat saling mendukung dan memperkaya metode pembelajaran tahfizh yang efektif dan menarik bagi anak-anak. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang tinggi, diharapkan visi Kabupaten Limapuluh Kota sebagai daerah yang melahirkan generasi Al-Qurani dapat segera terwujud.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update