Notification

×

Iklan

Aksi Nekat Pemuda Solok, Luka Sendiri demi Alibi Begal

Jumat, 08 Agustus 2025 | 11:10 WIB Last Updated 2025-08-08T04:10:00Z

Seorang pria berinisial FE (20), Kabupaten Solok, harus berurusan dengan pihak kepolisian

Solok, Rakyatterkini.com – Seorang pria berinisial FE (20), warga Nagari Talang, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah nekat membuat laporan palsu terkait aksi pembegalan.

Dalam laporannya ke Polres Solok Kota, FE mengaku menjadi korban begal di Jalan Lingkar Utara Kota Solok dan mengalami kerugian uang tunai sebesar Rp3,8 juta serta luka-luka di beberapa bagian tubuhnya.

Kasat Reskrim Polres Solok Kota, IPTU Oon Kurnia Ilahi, menjelaskan bahwa laporan tersebut ternyata hanya rekayasa. “Kami mengamankan FE atas laporannya sendiri yang mengaku menjadi korban begal. Namun setelah dilakukan pengecekan, cerita tersebut tidak sesuai fakta,” ujarnya kepada infosumbar.net, Kamis (7/8/2025).

Kebohongan FE mulai terungkap saat petugas mendatangi lokasi yang ia sebut sebagai tempat kejadian. Kondisi di area itu gelap dan tidak ditemukan tanda-tanda terjadinya tindak pidana. FE yang saat itu mengalami luka kemudian dibawa ke Rumah Sakit Serambi Madinah Kota Solok.

“Ketika kami interogasi, keterangan FE berbelit-belit. Selain itu, luka di bahu kirinya tampak seperti luka lama dan tidak mengeluarkan darah,” jelas IPTU Oon.

Penyelidikan lanjutan mengungkap fakta sebenarnya. FE akhirnya mengakui bahwa uang senilai Rp3,8 juta yang diklaim hilang akibat begal sebenarnya adalah milik perusahaan tempatnya bekerja, PNM Mekar, dan telah ia gunakan untuk bermain judi slot.

Tak berhenti di situ, FE juga mengaku melukai tangannya sendiri untuk memperkuat alibi bahwa dirinya benar-benar menjadi korban begal. “Semua itu ia lakukan agar perusahaan percaya dan tidak mencurigainya,” tambah IPTU Oon.

Kini, FE telah diamankan di Polres Solok Kota dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update