Padang, Rakyatterkini.com — Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, memberikan bantuan kemanusiaan kepada 21 anak yang menjadi korban dalam peristiwa penyerangan dan perusakan rumah doa milik jemaat Gereja Kristen Setia Indonesia (GKSI) Anugerah Padang di kawasan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wapres Gibran saat mengunjungi para korban yang tengah menjalani proses pemulihan trauma (trauma healing) di Kantor Dinas Sosial Kota Padang, Rabu (30/7/2025). Bantuan yang diberikan berupa pakaian dan perlengkapan belajar untuk mendukung pemulihan psikologis anak-anak tersebut.
Dalam pertemuan tertutup itu, Wapres menyampaikan dukungan moril kepada anak-anak yang turut didampingi oleh keluarganya. Ia juga sempat menanyakan kondisi salah satu anak yang mengalami luka di bagian bawah leher akibat insiden kekerasan tersebut.
Setelah berada di lokasi selama kurang lebih 22 menit, Wapres Gibran melanjutkan agenda kunjungan ke Balai Kota Padang. Kepada awak media yang menunggu, Gibran hanya melambaikan tangan tanpa memberikan pernyataan.
Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Heriza Syafani, menjelaskan bahwa kunjungan Wapres bertujuan untuk meninjau langsung pelaksanaan layanan trauma healing yang diberikan kepada anak-anak terdampak.
“Saat ini ada 30 anak berusia 5 hingga 12 tahun yang mengikuti program trauma healing. Dua di antaranya mengalami kekerasan fisik,” terang Heriza.
Ia menyebutkan, pendampingan psikologis akan disesuaikan dengan tingkat kebutuhan masing-masing anak, dengan frekuensi antara tiga hingga tujuh kali sesi.
“Melalui pendampingan ini, kami berharap anak-anak dapat pulih secara psikologis dan kembali menjalani aktivitas harian mereka dengan normal,” tambahnya.(da*)


