Notification

×

Iklan

Wakapolda: Jangan Anarkis, Serahkan ke Hukum

Senin, 28 Juli 2025 | 18:34 WIB Last Updated 2025-07-28T11:34:00Z

Ilustrasi

Padang, Rakyatterkini.com – Sembilan orang diamankan pihak kepolisian atas dugaan keterlibatan dalam aksi perusakan sebuah rumah doa yang juga berfungsi sebagai tempat pendidikan agama bagi siswa Kristen di Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Minggu (27/7/2025).

“Berdasarkan bukti rekaman video yang beredar luas di media sosial, sembilan orang telah kami amankan. Penyelidikan masih terus berlanjut dan kemungkinan akan ada pengembangan,” ujar Wakapolda Sumatera Barat, Brigjen Pol Solihin, melalui unggahan di akun Instagram resmi @polrestapadang.

Brigjen Solihin mengingatkan masyarakat untuk tidak mengambil tindakan sendiri yang dapat berujung pada aksi kekerasan. Ia menegaskan bahwa segala bentuk pelanggaran hukum akan diproses sesuai aturan yang berlaku.

“Jangan gegabah dan jangan bertindak anarkis. Kita semua hidup di negara hukum, dan setiap pelanggaran pasti ada konsekuensinya,” tegasnya.

Ia juga memastikan kondisi di lokasi kejadian saat ini sudah kondusif setelah aparat kepolisian segera turun tangan menangani situasi. Solihin mengajak masyarakat agar mengedepankan dialog dan menyelesaikan persoalan melalui musyawarah dengan melibatkan pihak terkait.

“Jika ada permasalahan, sebaiknya disampaikan kepada aparat kelurahan, Babinsa, Babinkamtibmas, atau kepolisian setempat. Bertindak sendiri justru akan menimbulkan kerugian, baik secara pribadi maupun bagi orang lain,” tambahnya.

Peristiwa perusakan itu sebelumnya terekam dalam video yang viral di media sosial, termasuk yang diunggah oleh akun Instagram @infosumbar. Dalam rekaman tersebut, tampak sekelompok warga melempari kaca rumah dengan batu dan kayu, sementara dari dalam rumah terlihat perempuan panik mengevakuasi anak-anak yang menangis ketakutan.

Menurut keterangan Pendeta F. Dachi dari Gereja Kristen Setia Indonesia (GKSI) Padang, bangunan tersebut merupakan rumah doa sekaligus tempat belajar agama bagi anak-anak jemaat setempat. (da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update