Notification

×

Iklan

Viral! Siswa SMK Diserang di Bengkel Saat PKL

Rabu, 30 Juli 2025 | 09:15 WIB Last Updated 2025-07-30T02:15:00Z

Tangkapan layar sekelompok pelajar bermotor menyerang siswa SMK saat PKL 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Sebuah video yang memperlihatkan aksi kekerasan sekelompok pelajar berseragam putih abu-abu terhadap seorang siswa praktik kerja lapangan (PKL) di sebuah bengkel di Kabupaten Lebak, Banten, tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Aksi brutal tersebut langsung dihentikan oleh warga sekitar.

Dalam rekaman CCTV yang beredar luas, tampak sekelompok pelajar datang secara tiba-tiba dan menyerang korban yang diketahui bernama Fikri (18), siswa SMKN 1 Pandeglang. Saat itu, Fikri sedang berdiri di depan bengkel tempatnya magang.

Terkejut dan ketakutan, Fikri berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke lapak pedagang terdekat. Kejadian itu memancing reaksi warga sekitar yang langsung menghampiri lokasi kejadian. Gerombolan pelajar pun panik dan melarikan diri secara terburu-buru, bahkan meninggalkan salah satu sepeda motor yang mereka gunakan.

Fikri menuturkan bahwa insiden tersebut terjadi saat ia sedang menjalankan tugas membeli gorengan di dekat bengkel yang berlokasi di Desa Kaduagung Barat, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak.

“Tadi saya disuruh beli gorengan oleh bos. Saat mau menyeberang, tiba-tiba sekelompok pelajar datang naik lebih dari empat motor. Mereka langsung mengejar dan mencoba memukul saya. Untung saja warga cepat datang, jadi mereka kabur. Satu motor mereka tertinggal di lokasi,” ujar Fikri, Selasa (29/7/2025).

Fikri mengaku tidak mengenal para pelaku dan merasa tidak pernah terlibat dalam masalah apa pun yang bisa memicu penyerangan.

“Saya tidak tahu siapa mereka, dan saya tidak punya masalah dengan siapa pun. Tapi mereka langsung menyerang. Katanya mereka pelajar dari SMK Setia Budhi Rangkasbitung. Saya sedang PKL di bengkel mobil ini. Alhamdulillah saya tidak terluka, tapi saya syok dan trauma,” tambahnya.

Ia berharap aparat kepolisian segera mengambil tindakan tegas untuk mengusut pelaku penyerangan demi menjamin keamanan para siswa yang sedang menjalani PKL. Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian setempat mengenai insiden tersebut.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update
-->