Notification

×

Iklan

Polemik Politik, Wako Gunungsitoli Jawab dengan Elegan

Minggu, 27 Juli 2025 | 08:41 WIB Last Updated 2025-07-27T01:41:00Z

Wali Kota Gunungsitoli Tanggapi Santai Tudingan NasDem

Gunungsitoli, Rakyatterkini.com — Pernyataan Ketua Fraksi NasDem DPRD Gunungsitoli, Yobedi Laowo, yang menilai Wali Kota Sowa’a Laoli belum dewasa dalam berpolitik, belakangan menjadi topik hangat yang ramai dibicarakan publik. Namun, alih-alih terpancing emosi, Wali Kota Sowa’a memberikan respons yang tenang dan penuh pertimbangan.

Dalam pernyataannya, Sabtu (26/7/2025), Wali Kota dua periode itu menegaskan bahwa arah pembangunan daerah didasarkan pada perencanaan yang logis, kebutuhan riil masyarakat, dan tentunya ketersediaan anggaran yang realistis. Ia menekankan bahwa distribusi anggaran tidak bisa hanya dilihat dari jumlah nominal semata.

“Pemerintah Kota terus berupaya memberikan perhatian yang proporsional untuk seluruh kecamatan. Semua disesuaikan dengan tingkat urgensi dan kebutuhan masing-masing wilayah,” ujar Sowa’a kepada wartawan.

Ia juga menjelaskan bahwa proses perencanaan pembangunan dilakukan secara berjenjang, mulai dari musyawarah di tingkat desa, kelurahan, hingga kecamatan. Sementara keputusan akhir yang dituangkan dalam APBD merupakan hasil penjaringan aspirasi masyarakat melalui reses dan forum musrenbang, bukan karena kepentingan politik sesaat.

Menanggapi tudingan soal ketidakdewasaan politik, Sowa’a menyampaikan bahwa kedewasaan justru ditunjukkan dari kemampuan melihat persoalan secara menyeluruh dan tidak parsial. “Kepentingan rakyat harus menjadi prioritas utama, di atas kepentingan politik kelompok,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya menyampaikan kritik dengan cara yang santun agar tidak menimbulkan bias dan kegaduhan di tengah masyarakat. “Kalau kita ingin membangun dengan hati, mari kita mulai dengan pikiran yang jernih,” imbuhnya.

Terkait tuduhan bahwa dirinya menganaktirikan pembangunan di beberapa kecamatan, Sowa’a hanya menanggapinya dengan senyum. “Kalau ada yang merasa dianaktirikan, mungkin itu hanya salah persepsi. Yang jelas, biarlah masyarakat yang menilai. Mungkin beliau sedang khilaf ketika berbicara,” ujarnya diplomatis.

Ia menegaskan bahwa Pemko Gunungsitoli tetap berkomitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran daerah. Pemerataan pembangunan terus diwujudkan berdasarkan data dan dokumen resmi, seperti RKPD Tahun 2025, yang disusun oleh Bappelitbang Gunungsitoli berdasarkan hasil reses dan musrenbang.

Sebelumnya, Yobedi Laowo menyampaikan kepada media bahwa Wali Kota perlu bersikap lebih dewasa dalam menyusun program pembangunan. Ia menilai bahwa seluruh kecamatan berhak mendapatkan porsi pembangunan yang adil, bukan hanya satu atau dua wilayah saja.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update