Notification

×

Iklan

Pertamina Hadirkan Inovasi "Energi Kampuang Awak"

Rabu, 23 Juli 2025 | 13:14 WIB Last Updated 2025-07-23T06:14:00Z

BBM


Padang, Rakyatterkini.com – Awal tahun 2020 menjadi titik awal perubahan besar dalam sistem distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Sumatera Barat. Pertamina menghadirkan gerai mikro bernama Pertashop dengan mengusung tagline “Energi Kampuang Awak”, sebagai bagian dari upaya mendekatkan energi berkualitas kepada masyarakat pelosok.

Seiring berjalannya waktu, Pertashop terbukti mampu menggeser pola konsumsi masyarakat dari BBM beroktan rendah (RON 90/Pertalite) ke BBM berkualitas lebih tinggi (RON 92/Pertamax Bult). Namun, seperti halnya setiap inovasi, tantangan pun turut menyertainya. Salah satu tantangan utama adalah kebutuhan akan distribusi yang lebih cepat dan efisien. Di sinilah peran PT Elnusa Petrofin sebagai penyedia jasa distribusi menjadi krusial.

Menjawab Tantangan Distribusi: Hadirnya SPBU Hub

Untuk mengatasi persoalan jarak tempuh yang jauh dari depo pengisian ke lokasi penyaluran, solusi strategis pun diluncurkan: SPBU Hub. Fasilitas ini berfungsi sebagai titik distribusi antara (intermediate hub) yang memperpendek jalur distribusi dari depo utama ke Pertashop.

Sebagai pemilik Pertashop yang telah merasakan langsung manfaat inovasi ini, penulis menuturkan bahwa pada awalnya pasokan Pertamax Bult dikirim dari Depot Teluk Kabung, Padang. Namun hanya dalam waktu kurang dari satu bulan, pengiriman sudah bisa dialihkan ke SPBU Hub di Koto Baru, Akabiluru, Kabupaten Limapuluh Kota. Dampaknya signifikan: waktu pengiriman yang sebelumnya memakan waktu 4–5 jam kini hanya membutuhkan sekitar 45 menit.

Empat Manfaat Utama SPBU Hub

Setidaknya terdapat empat manfaat besar dari keberadaan SPBU Hub:

Distribusi BBM Lebih Cepat dan Efisien
SPBU Hub mampu memangkas waktu dan jarak distribusi. Jika sebelumnya seluruh distribusi harus melalui Teluk Kabung, kini jalur distribusi menjadi lebih pendek dan cepat. Efisiensi ini jelas dirasakan oleh mitra seperti Pertashop yang lebih cepat menerima pasokan tanpa harus menunggu berjam-jam.

Menjamin Ketersediaan BBM di Masyarakat
Dengan sistem manajemen stok yang diterapkan Elnusa Petrofin, setiap SPBU Hub mampu menyimpan 50-60 KL BBM setiap hari. Armada pengangkut dikerahkan secara berkala untuk memastikan tidak terjadi kekosongan pasokan, bahkan dalam kondisi lonjakan permintaan.

Meningkatkan Efisiensi Keuangan Mitra Pertamina
Pertashop tidak lagi harus menyimpan stok besar yang membebani arus kas. Kini, pemilik cukup menebus BBM ketika stok mulai menipis tanpa risiko kekosongan. Ini sangat membantu dalam pengelolaan keuangan dan perputaran stok harian.

Produktivitas Armada Meningkat
Dengan SPBU Hub yang tersebar di berbagai zona, armada pengangkut dapat bekerja secara maksimal. Dalam sehari, satu unit mobil tangki bisa melayani dua kali ritase. Fleksibilitas ini sangat penting untuk memenuhi kebutuhan distribusi yang terus meningkat.

Strategi Khusus Saat Lonjakan Permintaan

Sumatera Barat dikenal sebagai destinasi wisata yang ramai, terutama saat libur panjang dan Hari Raya. Dalam situasi ini, kebutuhan BBM melonjak drastis. Untuk menghindari kelangkaan, Pertamina Patra Niaga dan Elnusa Petrofin menerapkan strategi distribusi khusus, salah satunya dengan membentuk tim satgas dan melakukan pengawalan armada distribusi.

Elnusa Petrofin bekerja sama dengan Ditlantas Polda Sumbar menggunakan mobil Patroli Jalan Raya (PJR) untuk membuka jalan bagi konvoi mobil tangki. Sistem pengawalan ini diterapkan selama tujuh hari sebelum hingga tujuh hari setelah Idul Fitri, demi memastikan distribusi BBM tetap lancar meski lalu lintas padat.

Setiap rombongan terdiri dari 10–15 unit tangki tergantung wilayah cakupan, dan pengiriman dilakukan sejak pagi hingga sore hari. Hasilnya sangat efektif — selama empat tahun terakhir, tidak ditemukan kelangkaan BBM di SPBU maupun Pertashop saat Lebaran.

Harga Tetap Stabil, Tanpa Tambahan Biaya

Meskipun proses distribusi saat libur besar melibatkan pengawalan khusus, harga BBM tetap sama. Tidak ada tambahan biaya yang dibebankan kepada mitra maupun konsumen. Seluruh biaya pengawalan dan operasional ditanggung oleh Elnusa Petrofin sebagai bentuk tanggung jawab dan dedikasi terhadap pelayanan masyarakat.


Kehadiran SPBU Hub dan sistem distribusi yang adaptif membuktikan komitmen Pertamina dan Elnusa Petrofin dalam menyediakan energi yang handal, cepat, dan terjangkau. Inovasi ini menjadi bukti bahwa pelayanan terbaik dapat lahir dari tantangan, asalkan dihadapi dengan strategi dan sinergi yang kuat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update