Notification

×

Iklan

Padang Panjang Kembali Masuk Nominasi Paritrana Award 2025, Komit Lindungi Pekerja Diapresiasi Nasional

Kamis, 31 Juli 2025 | 17:44 WIB Last Updated 2025-07-31T10:44:00Z

Wawako Padang Panjang, Alex Saputra.

Padang Panjang, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota Padang Panjang kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan masuk sebagai salah satu dari lima nominator Paritrana Award 2025 untuk kategori Pemerintah Daerah di Provinsi Sumatera Barat. 

Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas komitmen daerah dalam melindungi para pekerja melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Paritrana Award merupakan inisiatif Pemerintah Pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK), yang diberikan kepada instansi, badan usaha, dan pemerintah daerah yang menunjukkan kepedulian nyata terhadap perlindungan tenaga kerja.

Selain Padang Panjang, empat daerah lain di Sumatera Barat yang turut masuk nominasi yakni Kabupaten Sijunjung, Kepulauan Mentawai, Dharmasraya, dan Kota Sawahlunto.

Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, dalam sesi wawancara penilaian yang berlangsung di Pangeran Beach Hotel, Padang, Kamis (31/7/2025), menyampaikan bahwa pencapaian ini bukan semata-mata soal meraih penghargaan. Lebih dari itu, ini adalah bentuk tanggung jawab moral pemerintah terhadap kesejahteraan seluruh pekerja di kota berjuluk Serambi Mekkah itu.

“Kami tidak ingin ada satu pun pekerja yang luput dari perlindungan. Program jaminan sosial tenaga kerja harus menjangkau semua sektor, baik formal maupun informal. Ini adalah bagian dari visi Padang Panjang sebagai kota yang inklusif dan berkeadilan,” ujar Allex.

Ia menjelaskan sejumlah kebijakan konkret yang telah dijalankan Pemko, seperti fasilitasi kepesertaan pekerja rentan, dukungan regulasi, hingga pengalokasian anggaran iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi buruh harian, tukang ojek, petugas kebersihan, dan pekerja informal lainnya.

Hingga akhir 2024, Padang Panjang tercatat memiliki 19.654 angkatan kerja, dengan 15.386 orang (78%) di antaranya telah menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. Untuk kategori non-ASN, seperti tenaga honorer pemerintah, guru honorer, dan aparat kelurahan, kepesertaan telah mencapai 100 persen.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Padang Panjang, Fhandy Ramadhona, menambahkan bahwa koordinasi lintas sektor berjalan dengan baik. “Kami terus mengintensifkan sosialisasi kepada pelaku UMKM dan mendorong seluruh perusahaan di Padang Panjang untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.

Tim penilai Paritrana Award terdiri dari unsur pemerintah, akademisi, asosiasi pengusaha, dan perwakilan pekerja. Di antaranya adalah Sekda Provinsi Sumatera Barat Arry Yuswandi, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nizam Ul Muluk, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Padang Husaini, serta perwakilan dari APINDO, KSPSI, dan Universitas Andalas.

Diharapkan, pencapaian ini semakin memperkuat komitmen semua pihak untuk memperluas cakupan jaminan sosial dan menciptakan sistem ketenagakerjaan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

“Paritrana Award hanyalah bonus. Yang utama adalah memastikan para pekerja kita bisa menjalani profesinya dengan tenang, aman, dan produktif,” tegas Wakil Wali Kota Allex Saputra. Ia juga optimistis, tahun ini Padang Panjang dapat meraih juara pertama tingkat Provinsi Sumatera Barat. (Ris1)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update