Notification

×

Iklan

Kota Solok Siaga Hadapi Ancaman Kebakaran Hutan

Kamis, 24 Juli 2025 | 12:00 WIB Last Updated 2025-07-24T05:00:00Z

Walikota Solok, Ramadhani Kirana Putra, bersama Forkopimda pada apel siaga bencana alam.

Solok, Rakyatterkini.com - Menghadapi potensi meningkatnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera Barat, Pemerintah Kota Solok bersama TNI, Polri, dan unsur terkait menggelar Apel Gelar Pasukan Antisipasi Bencana Alam Karhutla, Rabu (23/7/2025).

Apel dipimpin Kapolres Solok Kota, AKBP Mas’ud Ahmad, dihadiri Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, bersama Forkopimda.

Kapolres Mas’ud Ahmad menekankan apel bukan sekadar seremoni, tetapi wujud nyata kesiapan seluruh elemen untuk bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi dalam menghadapi ancaman karhutla.

“Hingga pertengahan Juli 2025, lebih dari 300 hektare lahan terbakar di wilayah Sumbar. Kabupaten Solok telah menetapkan status tanggap darurat karhutla sejak 21 Juli 2025. Meski Kota Solok belum menetapkan status tersebut, namun kita berada dalam ancaman yang sama karena topografi dan ekosistem yang saling terhubung, ” ujarnya.

Kapolres mengungkapkan, musim kemarau panjang akibat fenomena El Niño, kebiasaan masyarakat membuka lahan dengan cara dibakar, serta rendahnya kesadaran membuang puntung rokok sembarangan menjadi faktor utama penyebab kebakaran lahan.

Kapolres menyampaikan tiga langkah strategis, deteksi dini melalui patroli dan penempatan personel di titik rawan, penanggulangan cepat dengan optimalisasi peralatan, serta pencegahan melalui edukasi dan kampanye larangan membakar hutan dan lahan.

Dia juga menegaskan pentingnya penegakan hukum bagi pelaku pembakaran, sekaligus mengajak seluruh pihak—TNI, pemda, damkar, tokoh adat dan agama—untuk memperkuat sinergi dan menjadikan kelurahan sebagai garda terdepan dalam mencegah karhutla.

Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra menyatakan apel ini merupakan bentuk kepedulian bersama atas kondisi alam yang semakin sulit diprediksi akibat perubahan iklim.

Wali Kota mengajak seluruh elemen Forkopimda, OPD, relawan, dan masyarakat untuk bersatu dalam komitmen menjaga Kota Solok dari ancaman karhutla. Ia pun menyampaikan apresiasi tinggi kepada para petugas dan relawan yang telah bekerja di lapangan tanpa kenal lelah. (lis)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update