Notification

×

Iklan

Gagas Inovasi 'SARASA', ASN Sumbar Bangun Kolaboratif Lewat Sarapan Bersama

Kamis, 31 Juli 2025 | 15:40 WIB Last Updated 2025-07-31T08:40:16Z

Makan bersama ASN.

Padang, Rakyatterkini.com - Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sumatera Barat (Sumbar) menghadirkan inovasi unik untuk membangun budaya kerja yang lebih humanis, harmonis, dan kolaboratif di lingkungan birokrasi. 

Inovasi itu diinisiasi Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Sumbar, Ezeddin Zain, dan diberi nama SARASA (Sarapan Bersama ASN) dan berdampak positif untuk penguatan kinerja organisasi.

Ezeddin Zain menuturkan, SARASA bukan sekadar agenda makan pagi, melainkan forum informal yang dirancang untuk memperkuat keakraban antar pegawai. Inovasi ini telah berjalan sejak awal Agustus tahun lalu di lingkungan Biro Pemerintahan dan Otda Setdaprov Sumbar, sekat-sekat struktural yang selama ini menghambat komunikasi mulai mencair, digantikan dengan semangat kolegial yang tumbuh dari bawah.

"Kegiatan ini sudah digelar rutin setiap Jumat di awal bulan sejak Agustus 2024, tanpa menggunakan dana APBD. Seluruh konsumsi disediakan secara gotong royong dan sukarela, bergilir dari kelompok-kelompok pegawai yang ingin berpartisipasi. Hasilnya cukup bagus untuk penguatan kinerja organisasi," ungkap Ezeddin Zain di Padang, Jumat (31/7/2025).

Ia menjelaskan, konsep inovasinya ini cukup sederhana, yakni seluruh pegawai membaur dalam suasana santai. Seluruhnya, mendapat ruang untuk berbagi cerita dan menjalin komunikasi interpersonal secara terbuka.

Dikatakan, inovasi ini lahir dari kegelisahan akan rutinitas kerja yang mulai terasa kaku dan terfragmentasi. Minimnya ruang interaksi sosial antarbidang menyebabkan koordinasi menjadi tidak luwes, dan suasana kerja cenderung individualistis.

Lebih jauh ia menjelaskan, SARASA juga menjadi ruang otentik untuk menginternalisasi nilai-nilai ASN BerAKHLAK, khususnya nilai kolaboratif, adaptif, dan harmonis. Nilai-nilai ini tidak lagi sebatas jargon, tetapi benar-benar dipraktikkan dalam interaksi sehari-hari melalui pendekatan sosial yang sederhana dan menyenangkan.

Menariknya, SARASA tidak membutuhkan teknologi canggih atau struktur organisasi tambahan. Justru kesederhanaannya menjadi kekuatan utama dan mudah direplikasi oleh biro atau OPD lain tanpa hambatan teknis maupun administratif. Saat ini, SARASA bahkan mulai dikenal sebagai simbol budaya kerja positif di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat.

Ezeddin Zain mengaku akan terus mengembangkan SARASA, tidak hanya sebagai forum silaturahmi tetapi juga sebagai medium untuk menyerap ide-ide pengembangan birokrasi, dialog ringan antarpegawai, serta memperkuat motivasi kerja melalui pendekatan emosional yang menyentuh.

Melalui inovasi ini, ia ingin menegaskan bahwa membangun semangat kerja dan solidaritas ASN tidak selalu membutuhkan anggaran besar atau intervensi top-down. Kadang, perubahan besar justru berawal dari hal-hal kecil, seperti sarapan bersama di kantor, yang menghidupkan kembali semangat gotong royong dan rasa memiliki. (adpsb/bud)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update