Jakarta, Rakyatterkini.com – Skuter matik (skutik) masih menjadi pilihan favorit masyarakat Indonesia. Namun, tingginya minat tersebut tak mampu menahan laju kenaikan harga, seiring naiknya harga bahan baku dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Memasuki Mei 2025, dua produsen besar yakni Yamaha dan Honda secara serempak menaikkan harga jual beberapa model skutik, khususnya tipe berukuran besar. Kenaikan harga tersebut berkisar mulai dari Rp300.000 per unit.
Di lini Honda, penyesuaian harga terjadi pada model Vario 160 varian ABS, yang kini dipasarkan dengan harga Rp30.931.000, naik dari sebelumnya Rp30.480.000. Model PCX 160** juga mengalami kenaikan harga antara Rp550 ribu hingga Rp600 ribuan, tergantung pada variannya.
Yamaha pun turut menaikkan harga beberapa model andalannya. Contohnya, Lexi LX 155 Connected/ABS yang kini dibanderol Rp30.940.000 dari harga sebelumnya Rp30.640.000. Sementara itu, varian termurah Lexi kini dijual Rp26.260.000, naik dari Rp25.980.000.
Tak hanya merek Jepang, skutik premium asal Italia juga mengalami penyesuaian harga. Vespa GTS Super Tech 300, misalnya, kini dijual dengan harga Rp167 juta, naik sekitar Rp2,5 juta dari harga sebelumnya Rp164,5 juta.
Sementara itu, Aprilia SR-GT 200 Sport kini dibanderol Rp64 juta, naik Rp4 juta dari harga sebelumnya Rp60 juta. Menariknya, varian SR-GT Replica MotoGP justru mengalami penurunan harga, dari Rp65,5 juta menjadi Rp62 juta.(da*)


