![]() |
| Bupati Solok, H. Epyardi Asda. |
Kabupaten Solok, Rakyatterkini.com -Sebannyak 800 anak dari Taman Kanak-kanak (TK) se-Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, ikuti pelatihan manasik haji, Selasa (7/2/2023). Acara tersebut berlangsung di Nagari Alahan Panjang. Turut hadir Bupati Solok, H. Epyardi Asda, Anggota DPR RI Komisi V, Atari Gauthi Ardi, Pimpinan DPRD, Ivoni Munir serta pejabat lainnya.
Ketua Panitia Husnelia mengatakan, acara ini bertujuan untuk mengenalkan kepada anak-anak bagaimana proses dari ibadah haji. Kurang lebih 800 orang peserta dari lembaga Taman Kanak-kanak se-Kecamatan Lembah Gumanti, dengan melibatkan 140 tenaga pendidik dan walimurid serta berbagai elemen yang membantu terlaksananya acara tersebut.
"Ini merupakan agenda rutin setiap tahun yang dilakukan oleh IGTK Cabang Lembah Gumanti. Maka dari itu, masyarakat berharap kepada Bupati Solok bisa memberikan perhatian terhadap kegiatan ini, sekaligus membantu pembangunan infrasruktur berupa pagar dan atap. Supaya masyarakat bisa merasakan manfaatnya," tuturnya lagi.
Sementara itu, Walinagari Alahan Panjang, Zulkarnain mengemukakan, masyarakat Nagari Alahan Panjang berterimakasih kepada Athari Gauthi Ardi selaku anggota DPR RI yang telah membawa banyak program, sehingga manfaatnya benar-benar bisa berdampak positif dan meningkatkan taraf hidup dari masyarakat, sepertii program kotaku, bedah rumah, jalan usaha tani dan lain sebagainya.
"Tahun 2022, ada senilai kurang lebih Rp4 miliar dana yang telah dikucurkan untuk Nagari Alahan Panjang. Itu semua untuk program Pamsimas di 5 jororng. Masing-masingnya mendapatkan 1 unit Pamsimas. Untuk itu, saya berharap, semoga pada tahun berikutnya, jaringan untuk Pamsimas bisa mencapai 500 rumah per-jorong, agar kebutuhan air bersih bisa didapat masyarakat," pintanya.
Anggota Komisi V DPR RI, Athari Gauthi Ardi mengungkapkan, ia sangat mendukung acara keagamaan seperti ini, karena sangat bagus untuk membentengi anak-anak dari paparan radikalisme dan hal-hal negatif lainnya dari media sosial. Dikatakannya, saat ini ada program dari pusat untuk pesantren dengan dana Rp200 Juta untuk pembangunan MCK.
"Untuk itu, saya meminta kepada walinagari agar mendata berapa pesantren yang ada di nagari atau kecamatan, agar nanti bisa dilakukan survei, apakah memenuhi persyaratan untuk mendapat bantuan," jelasnya.
Bupati Solok dalam arahannya menyampaikan agar orangtua yang telah menjaga dan mendidik anak-anak dengan baik, yang nantinya anak-anak tersebut akan menjadi generasi penerus bangsa.
"Solok sudah bangkit, itu ditandai dengan banyaknya penghargaan yang diraih, seperti pelayanan publik yang dulunya mendapat penilaian terburuk dari Ombudsman, sekarang menjadi yang terbaik di Sumatera Barat.Begitu juga dengan UMKM yang dulunya buruk, sekarang menjadi yang terbaik," ujar bupati.
Bupati juga menyebutkan pembangunan di Nagari Alahan Panjang sudah cukup baik. Untuk itu, ia berharap agar terus ditingkatkan di masa mendatang. Dan secara resmi, pelatihan manasik haji secara resmi dibuka. Dalam kesempatan itu, Bupati Solok beserta Anggota DPR RI juga menyerap aspirasi masyarakat. Antara lain kepala Puskesmas meminta perlengkapan untuk 5 Pustu yang ada di Alahan Panjang dan Penambahan ruang inap dan gedung pertemuan.
Selain itu, dari SD dan SMP meminta agar dibangun musala, tempat wudhu dan MCK, serta perbaikan gedung dan penambahan mobiler serta ruang belajar baru. Kemudian, masyarakat juga meminta agar jalan-jalan yang rusak parah, agar segera diperbaiki serta jalan yang baru dibuka agar segera dilakukan pengerasan. (dd)


