Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Senin 7 November 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Miris! Jalan Marelan Raya Pasar 4 Rusak Parah, Becak Barang Sembako Terbalik

Rabu, 26 Oktober 2022 | 21:41 WIB Last Updated 2022-10-26T14:41:52Z

Pengendara becak barang memungut barang bawaannya yang jatuh di jalan.

Medan, Rakyatterkini.com - Kondisi jalan provinsi di Marelan Raya, Pasar 4 Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) tepatnya berdekatan dengan pajak tradisional Pasar V Marelan mengalami rusak parah. 

Amatan wartawan di lokasi sekitar berjarak tiga ratusan meter lebih, jalan berlobang dan digenangi air. Warga yang berkendara cukup kesulitan melintasi jalan tersebut. 

Kondisi jalan rusak mengalami rusak parah hal ini kerab menimbulkan kemacetan lalulintas dan mengakibatkan satu unit becak barang pengangkut sembako terbalik di lubang yang tergenang air tersebut.

Ahmad (38) warga sekitar menuturkan jalan ini sudah banyak memakan korban kecelakaan.

"Tadi sekitar jam 10 pagi ada becak angkut sembako terbalik di lubang itu karena jalannya digenangi air jadi ngak nampak kalau itu dalam," katanya, Rabu (26/10/2022).

Lanjutnya, terakhir jalan ini diperbaiki pada tahun ini yaitu pada Februari tahun 2022. Ironisnya, belum hitungan tahun dikerjakan telah rusak kembali.

"Kalau cerita korban jatuh sudah banyaklah, apalagi kalau musim hujan air tergenang jadi lubang tak nampak," ucap ayah 3 anak itu.

Warga berharap agar jalan tersebut mendapat perhatian pemerintah, mengingat jalan tersebut belum lama ini dikerjakan namun telah rusak kembali.

Kepala Dinas SDA Cipta Karya Bina Marga dan Tata Ruang Sumatera Utara (Sumut), Bambang Pardede ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan sebelumnya dilakukan bukan pembangunan jalan namun pengembalian kondisi yang harus tetap dilakukan apabila lobang yang tertutup sekarang, rusak lagi kata dia.

Persoalannya, kalau dilihat foto-foto di atas, air tidak bisa mengalir ke saluran samping karena sudah tertutup oleh masyarakat sekitar, dengan beton. 

Untuk itu pihaknya juga akan sosialisasikan hal ini kepada masyarakat, apabila saluran samping ditutup, berdampak kepada air yang tidak bisa mengalir ke saluran dan akhirnya tergenang ke badan jalan. Dan ini yang merusak kembali jalan. (hrp)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update