Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Kamis 29 September 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Lewat Bimtek Pemkab Solsel Upayakan Lestarikan Cagar Budaya

Selasa, 20 September 2022 | 16:25 WIB Last Updated 2022-09-20T10:23:31Z

Bupati Solok Selatan, Khairunas
 

Padang Aro, Rakyatterkini.com - Solok Selatan adalah sebuah kabupaten yang memiliki kekayaan budaya dan beraneka ragam keunikan. Tak heran bila kabupaten ini dijuluki dengan istilah ’Heart of Minangkabau’. 


Selain memiliki alam yang menawan, Solok Selatan merupakan salah satu tempat beradanya situs-situs budaya dan sejarah, seperti kawasan Saribu Rumah Gadang, Rumah Gadang Panjang, Saluang Panjang dan situs budaya lainnya.


Peduli dengan kelestarian budaya tersebut, Pemkab Solok Selatan adakan kegiatan Bimtek pelestarian cagar budaya yang diikuti walinagari, para budayawan, tokoh adat, seniman dan masyarakat yang aktif dan berperan dalam kegiatan kebudayaan selama dua hari ke depan, di Hotel Pesona Alam, Sangir, Selasa (20/9/2022) yang dibuka langsung Bupati Solok Selatan, H. Khairunas.


Menurut bupati, kegiatan pelestarian budaya adalah kegiatan serius dan tidak boleh dipandang sebelah mata. Karena kekayaan budaya di Solok Selatan merupakan kekayaan identitas yang akan menguak sejarah kabupaten.


Terkait pelestarian cagar budaya, banyak pihak yang terlibat. Tidak hanya peserta yang hadir, hedaknya juga harus diperankan keberadaan raja-raja, bundo kanduang dan tokoh-tokoh budaya lainnya. 


“Solok Selatan ini lahir, salah-satunya adalah berkat perjuangan para budayawan dan tokoh sejarah kita. Jadi, jangan pernah melupakan mereka,” tegasnya lagi.


Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya Solok Selatan hendaknya telah mendata cagar budaya, dimana harus totalitas dalam mengurus kabupaten dalam berbagai bidang.


Sesuai UU Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya, pemerintah kabupaten berkewajiban mengelola cagar budaya. Nagari sebagai pemerintahan terdepan, sangat berperan bahwa budaya adalah pakaian dalam kehidupan masyarakat, hal ini merupakan kekayaan nenek moyang yang perlu dikelola dengan baik.


Kepala Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya, Hj. Mardiana mengatakan, kesenian anak nagari dan cagar budaya harus dilestarikan lantaran kebudayaan akan tetap tumbuh.


"Untuk itu, salah satu dari tujuan kegiatan tersebut, agar adanya satu pemahaman dalam melestarikan cagar budaya di nagari," paparnya.


Di sela-sela kegiatan tersebut, Bupati juga menyerahkan bantuan kursi roda dan alat bantu berjalan bagi penyandang disabilitas, sebanyak 1 buah kursi roda dan 4 buah alat bantu berjalan (tongkat) yang diserahkan. 


Selain itu, juga diserahkan bantuan konsumtif lansia dan bantuan beasiswa melalui program Solok Selatan Cerdas dari Baznas Solok Selatan.


Turut mendampingi bupati pada kegiatan ini, Wabup H. Yulian Efi, Sekdakab Dr. Syamsurizaldi, Asisten, Staf Ahli dan Kepala OPD. (Alwis)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update