Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Kamis 29 September 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Di Riau, Ada Pria Mengaku Imam Mahdi, Anak Jemaah Pun Dinikahi Sampai Punya 7 Istri

Kamis, 15 September 2022 | 19:58 WIB Last Updated 2022-09-15T12:58:59Z

Ilustrasi.
 

Pekanbaru, Rakyatterkini.com - Polisi Daerag (Polda) Riau meringkus pria berinisial WAM (32), yang mengaku sebagai Imam Mahdi. Selain itu, WAM juga diduga melakukan sejumlah kejahatan tindak pidana seperti penistaan agama, penyebaran berita bohong, pelanggaran terhadap anak, hingga penyalahgunaan narkoba.


Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto menjelaskan penangkapan pria berinisial WAM itu, berawal dari laporan sang istri yang sudah tidak dinafkahi selama tiga tahun.


"Benar, pelaku diamankan di sebuah sekolah swasta oleh Ditreskrimum di daerah Tiga Juhar, Sumatera Utara, yang berbatasan dengan Provinsi Aceh pada Selasa (6/9/2022) lalu," tutur Sunarto melalui pernyataannya, seperti dilansir Antara, Kamis (15/9/2022).


Laporan pertama kali dibuat sang istri di Polres Kampar. Kemudian, setelah dilakukan pengembangan, diperoleh informasi mengenai aktivitas mencurigakan yang dilakukan WAM.


"Dari laporan itu, tim bergerak menuju sebuah sekolah swasta di daerah Tiga Juhar. Di sanalah tempat WAM tinggal dan langsung diamankan tim," terangnya.


Kemudian, penyidik memeriksa sejumlah saksi, termasuk orangtua sang istri. Dari pengakuan orangtua korban dan saksi lain, diketahui kalau WAM mengaku Imam Mahdi dan memiliki banyak pengikut.


"Pengakuan saksi, WAM ini bisa menyembuhkan berbagai penyakit dan juga merupakan orang yang terpilih untuk membawa keselamatan," beber Kombes Sunarto.


WAM pun meminta jemaahnya memberikan seorang anak gadis untuk dinikahi. Beberapa jamaah menuruti permintaan WAM, termasuk orangtua dari istri WAM yang melapor ke polisi. Pernikahan tersebut diadakan dengan cara ditentukan sendiri.


"Jadi, nikahnya itu berbeda. Si WAM ini memberikan sebuah kalimat yang dibacakan oleh korban. Jadi, nikahnya tidak ada saksi, tidak ada penghulu. Yang ada hanya orangtua calon penganten wanita dan si WAM," tutur Sunarto.


Dari hasil penyelidikan sementara, WAM memiliki tujuh istri, yang enam di antaranya merupakan istri siri. Dari enam istri tersebut, lima orang merupakan anak di bawah umur.


Saat ini, polisi masih terus mengembangkan penyelidikan kasus tersebut, karena diduga kuat ada banyak tindak pidana yang dilakukan oleh sang Imam Mahdi palsu.


"Ditemukan juga barang bukti narkotika jenis ganja oleh penyidik saat mengamankan pelaku. Saat ini masih dilakukan pengembangan dan pendalaman," pungkas Sunarto. (*)




IKLAN



×
Berita Terbaru Update