Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Senin 7 November 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Bupati Suhatri Bur Dukung Investor Seluas-luasnya

Kamis, 16 Juni 2022 | 19:21 WIB Last Updated 2022-06-17T01:18:58Z

Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur.
 

Padang Pariaman, Rakyatterkini.com - Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur  mendukung investor untuk berinvestasi di daerah itu. Bahkan, orang nomor satu di daerah penghasil kelapa tersebut, menegasan bakal mempermudah proses perizinan setiap investasi yang masuk. Selagi itu tidak melanggar regulasi yang telah ada.


"Sepanjang tidak melanggar regulasi, ndak muaik jo tapak tangan, jo niru kami tampuang," tutur Suhatri Bur saat memberikan sambutan pada peletakan batu pertama pembangunan Klinik Padang Pariaman Eye Cetre, oleh PT Pariaman Medika Mandiri di Lubuk Alung, beberapa hari lalu.


Suhatri Bur juga mengatakan, sudah beberapa kali mengeluarkan rekomendasi kepada masyarakat untuk memeriksa mata dan berobat ke Padang. Bahkan, ke Jakarta. Dia menyebut, kalau sudah ada klinik mata di daerah ini tentu masyarakat tidak akan jauh-jauh lagi pergi berobat.


"Klinik mata yang didirikan ini akan sangat mempermudah masyarakat untuk berobat. Saya tidak perlu lagi merekomendasi masyarakat berobat jauh-jauh," ulasnya.


Suhatri Bur juga menekankan kepada OPD terkait, agar memfasilitasi Klinik Mata Padang Pariaman Eye Center. Mulai dari perizinannya oleh Dinas PMPTP, termasuk mendampingi dalam pengurusan perizinan pada aplikasi OSS.


Dan dia menambahkan, Kepala Dinas Kesehatan, agar mendukung harapan Klinik Mata Padang Pariaman Eye Center, untuk bisa bekerja sama dengan BPJS Kesehatan nantinya.


"Ini kan rekan-rekan pak kadis juga. Dan ini pasti bermanfaat untuk masyarakat kita ke depannya," pungkas Suhatri Bur yang juga Ketua DPD PAN Padang Pariaman ini.


Sebelumnya, dr. Joni Sastra, SpM, Pimpinan PT Pariaman Medika Mandiri menyebutkan, alasan daerah itu yang dipilih oleh pihaknya untuk pengembangan layanan kesehatan mata lantaran Padang Pariaman penyangga Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat. 


Dan menurutnya, masyarakat akan lebih dimudahkan karena layanannya sudah dekat dan tidak perlu lagi di rujuk ke Padang.


"30 persen pasien gangguan kesehatan mata di Sumatera Barat, berasal dari Padang Pariaman ini. Makanya, kita berinisiatif untuk membangun Klinik Mata Padang Pariaman Eye Center," ujarnya.


Kemudian Komisaris PT Pariaman Medika Mandiri, dr. Syahrial Haroes, SpM(K), menilai bahwa, peletakan batu pertama tersebut, tidak saja awal dari hadirnya klinik khusus layanan kesehatan mata, tapi juga pembangunan derajat kesehatan mata masyarakat khususnya.


"Insya Allah, pembangunan Klinik Mata Padang Pariaman Eye Center akan diselesaikan dalam waktu 4 - 6 bulan ke depan," ungkapnya.


Ia berharap, klinik tersebut ke depannya dapat membantu mengatasi masalah kesehatan mata masyarakat di Padang Pariaman dan daerah sekitarnya. Menurutnya, masalah kesehatan mata yang berisiko pada kebutaan di Indonesia angkanya 3 persen atau tertinggi di Asia. Itu 65 persennya karena katarak.


"Khusus di Padang Pariaman ini, prevalensinya sekitar 1,5 persen dari jumlah penduduk. Kalau di Padang Pariaman ini tahun 2020 jumlah penduduk sekitar 430 ribu jiwa, diperkirakan penderita kataraknya 6.450 orang," ungkapnya.  (Suger)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update