Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Kamis 29 September 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Pencegahan Stunting, Gubernur Buka Pelatihan Kader Posyandu

Rabu, 16 Maret 2022 | 09:43 WIB Last Updated 2022-03-16T02:43:08Z

 Gubernur buka pelatihan kader posyandu.

Padang, Rakyatterkini.com - Keberadaan kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang tersebar hampir di seluruh daerah hingga ke pelosok desa dan kelurahan, memiliki peran penting dalam peningkatan kesehatan masyarakat, termasuk dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di Sumatera Barat (Sumbar). 


Sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya, mutu dan kualitas pelayanan di Posyandu dapat terus ditingkatkan.


Demikian disampaikan Gubernur Sumbar, Mahyeldi, saat membuka Pelatihan Peningkatan Pokjanal, Pokja, dan Kader Posyandu yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Sumbar, di Hotel Grand Rocky, Bukittinggi, Selasa (15/3/2022).


Melalui pelatihan yang diikuti 150 kader Posyandu ini, Mahyeldi, mengharapkan dapat memotivasi semangat para kader posyandu untuk meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan di posyandu. 


"Tentunya hal ini bukan hanya tugas dan tanggung jawab pemerintah dan para kader posyandu saja, tetapi merupakan tugas dan tanggung jawab semua pihak, yaitu pemerintah dan seluruh masyarakat," kata gubernur.


Gubernur juga menyampaikan, angka prevalensi stunting di Sumbar mengalami penurunan sebesar 4 persen yang semula berada pada angka 27,3 persen menjadi 23, 3 persen. Melalui peningkatan pelayanan Posyandu, gubernur optimis penurunan stunting bisa mencapai 11 persen pada tahun 2024.


Pada kesempatan itu gubernur juga mengajak para kader untuk bekerjasama dan berkomitmen untuk membebaskan Sumbar dari permasalahan stunting. Ia yakin target tersebut dapat dicapai melalui  peningkatan peran posyandu dengan kegiatan kualitas pelayanannya. 


"Tentunya hal tersebut merupakan tanggung jawab kita bersama, untuk meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat. Kader memiliki posisi yang strategis dalam pencapaian angka indeks dalam membina kader posyandu demi mempercepat angka penurunan stunting di Sumbar," tambahnya.


Sebelumnya, Kepala DPMD Amasrul dalam laporannya menyebut pelatihan dilaksanakan selama tiga hari, pada 14 - 16 maret 2022 yang dihadiri oleh 70 orang kader posyandu, 5 orang pokja, dan 76 orang pokjanal. 


Ia berharap dengan diadakannya pelatihan ini, diharapkan para kader dapat berperan aktif sebagai penggerak masyarakat untuk datang ke posyandu. mengingat, posyandu merupakan ujung tombak dalam menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat.


"Sudah saatnya posyandu tidak hanya sebagai pelayanan kesehatan saja, tetapi  sebagai supply side, yaitu pengelola layanan kesehatan dasar dan demand side yaitu wadah partisipasi rakyat," harap Amasrul. (mmc)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update