Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Kamis, 29 Juli 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
68.074 11.450 55.179 1.445
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Safari Ramadan Wagub di Masjid Jami' Aia Botuang, Pasbar Daerah Produksi Pangan

Rabu, 21 April 2021 | 16:15 WIB Last Updated 2021-04-21T09:15:07Z
Wagub, Audy Joinaldy menyerahkan bantuan ke pengurus masjid.

Pasbar, Rakyatterkini.com - Pasaman Barat salah satu daerah yang mendapat program yang cukup besar food estate atau daerah pangan dengan target 7 ribu hektare lebih dan salah satu untuk sentral jagung. 


Selain jagung juga sapi akan dijadikan sebagai produk andalan Pasaman Barat, yang akan disupport penuh oleh pemerintah Sumbar maupun pemerintah pusat.


Itu diungkapkan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy pada acara kunjugan tim safari ramadan Provinsi Sumbar mengunjungi Masjid Jami' Aia Botuang, Jorong Kemajuan, Nagari Sinuruik Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Selasa 21 April 2021.


Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Pasbar Risnawanto, Kepala Dinas Pertanian Sumbar Syafrizal, Kepala Bagian Biro Bintal dan rombongan disambut baik oleh Camat Talamau Nur Fauziah Zein dan tokoh masyarakat serta jamaah masjid jami' Aia Batuang Jorong Kemajuan.


Wakil gubernur juga mengungkapkan rasa syukurnya, karena untuk pertama kalinya dalam memimpin Tim Safari Ramadan Provinsi Sumatera Barat untuk dapat melaksanakan Safari Ramadan.


"Untuk menjalin hubungan silaturahmi antara pemerintah provinsi dengan kabupaten Pasaman Barat khususnya dengan masyarakat Nagari Sinuruik, sehingga menjadi satu kekuatan dalam rangka membangun sumbar lebih baik ke depan," kata Wagub.


Tidak hanya itu atas nama pemerintah provinsi Wagub Sumbar juga mengajak seluruh jajaran pemerintah kabupaten dan masyarakat agar bersama menekan angka positivity rate Covid-19, karena beberapa Minggu belakangan ini di Sumbar tertinggi sepanjang sejarah covid bahkan sudah menyentuh angka 21 persen.


"Maka dari itu keputusan mudik dilarang, tidak boleh berkumpul, demi menjaga agar tidak terjadi kenaikan lebih tinggi lagi kasus terkonfirmasi covid-19. Jika corona makin tinggi pasti ekonomi makin sulit, makin rendah dan beban negara, beban pemerintah makin sulit," sebutnya.


Pada saat yang sama Wagub mewakili pemerintah provinsi Sumbar menyerahkan bantuan untuk pembangunan masjid, berupa bantuan rumah hibah sebesar Rp20 juta rupiah dan juga kain sarung sebanyak 100 lembar.


Selain itu juga ada dari pemerintah kabupaten Pasaman barat sebesar Rp10 juta rupiah jadi totalnya Rp30 juta rupiah, ini merupakan petunjuk dan rezeki dari Allah SWT," kata Wagub.


"Mudah-mudahan dapat dipergunakan dengan sebaiknya dan kain sarung ini agar dapat dibagikan kepada yang berhak, semoga kunjungan ini tidak menjadi kunjungan terakhir, namun merupakan kunjungan yang menjalin komunikasi dengan baik bersama terutama dengan Bupati Pasaman Barat, dan wakil bupati," harapnya. (hms-sumbar)




×
Berita Terbaru Update