Selama Kepemimpinan Ali Mukhni, Puluhan Proyek Strategis Dibangun di Padang Pariaman -->

Selama Kepemimpinan Ali Mukhni, Puluhan Proyek Strategis Dibangun di Padang Pariaman

Senin, 11 Januari 2021, 16:50



Padang Pariaman, Rakyatterkini.com - Gempa Bumi 7,6 Skala Richter pada 2009 meluluhlantakkan Sumatera Barat, termasuk Padang Pariaman. 15 dari 17 Kecamatan terkena dampak parah, dengan korban meninggal lebih dari 700 jiwa. 


Puluhan ribu rumah penduduk serta berbagai fasilitas umum dan pelayanan publik rusak berat, ketika itu.


Meskipun untuk rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan yang rusak mendapat bantuan pembiayaan dari pemerintah pusat, NGO maupun lembaga internasional, pemerintah Kabupaten Padang Pariaman tetap berfikir keras untuk membangun kembali Padang Pariaman baik secara fisik maupun ekonomi. 


Saat itu timbul pembicaraan, siapapun yang memimpin Padang Pariaman harus mulai dari titik minus berhadapan dengan kondisi parah karena kerusakan yang disebabkan gempa, ungkap Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni, saat perayaan HUT ke-188 Kabupaten Padang Pariaman, Senin (11/1/2021).


Ia juga menambahkan pada periode pertama kepemimpinnya, tahun 2010 mulai melakukan perencanaan untuk pembangunan serta pengembangan proyek strategis yang diharapkan mampu menggenjot pertumbuhan Padang Pariaman. 


Ia bersama perangkat daerah lainnya melaksanakan pemindahan ibu kota kabupaten dalam waktu singkat. Apabila perpindahan pusat pemerintahan biasanya memakan waktu bertahun bahkan berpuluh tahun.


Tidak demikian halnya dengan Padang Pariaman. Tidak sampai 2 tahun, tepatnya 25 Oktober 2012, kantor bupati di Parit Malintang beroperasi melayani masyarakat. 


Saat dipindahkan, Kabupaten Padang Pariaman terdiri dari 17 Kecamatan,  60 Nagari dan 444 Korong, berkembang pada saat ini menjadi 17 Kecamatan, 103 Nagari dan 600 Korong. 


Adapun proyek strategis yang telah dibangun Padang Pariaman semasa pemerintahan Ali Mukhni selama lima belas tahun yakninya Masjid Raya Parit Malintang, Makam Syekh Burhanuddin, Kawasan Pendidikan Terpadu (KPT) Tarok City, Balai Diklat Ilmu Pelayaran (BP2IP/) yang sekarang menjadi Politeknik, Pelayaran Sumbar, Pembangunan Infrastruktur pengairan seperti irigasi anai II, Jembatan Lubuk Tano, Jembatan Kayu Gadang, Pembangunan MAN Insan Cendikia, Main Stadion, Sentara Kakao dan Lapau Coklat serta beberapa pembanguna proyek strategis lainnya.


“Selama menjabat sebagai bupati selama 10 tahun terakhir dan didampingi oleh Wakil Bupati Suhatri Bur Padang Pariaman juga telah mendapatkan beberapa penghargaan diantaranya Penghargaan Inovative  Government Awward (IGA) sebanyak tiga kali, Penghargaan Pengelola Keuangan WPT untuk ketujuh kalinya dan beberapa penghargaan lainnya,”terang Bupati yang dikenal dengan seribu inovasi ini.


Ali Mukhni mengucapkan permohonan maaf dan terimakasih pada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Kabupaten Padang Pariaman dikarenakan tahun ini merupakan akhir dari masa jabatan Ali Mukhni sebagai Bupati padang Pariaman.


Senada dengan itu Prof. Dr. Duski Samad, mewakili tokoh masyarakat dalam sambutannya mengucapkan syukur dan terima kasih di saat HUT ke-188.


"Kami sampaikan kepada Bupati H. Ali Mukhni dan Wakil Bupati Suhatri Bur dan Damsuar, Ketua DPRD dan semua anggota DPRD, seluruh OPD, atas kerja keras, perjuangan luar, lobyy tak kenal lelah, inovasi tiada henti, mengontrol kerja ke lapangan siang malam, bahkan sampai dini hari, yang ditandai beragam penghargaan yang diterima, dan dampak yang dirasakan masyarakat Padang Pariaman. 


Atas semua kinerja dan manfaat yang diterima masyarakat, kami doakan semoga menjadi amal ibadah dan diberi pahala berlipat, lebih dari menjadi legacy kepemimpinan bupati dua priode sulit ini.


“Terima kasih tak terhingga juga kami ucapkan atas inovasi, kinerja futuristic, dan penyemaian benih-benih unggul yang buahnya akan dirasakan  setelah 15 tahun ke depan. 


Insiasi dan kesepakatan eksekutif dan legeslatif menjadikan kawasan Tarok City sebagai lokasi pendidikan tinggi, pelatihan dan pengembangan sumber daya insani, kerja cerdas menjeput Akademi Kelautan di Tapakis, memperjuangkan pendirian Madrasah Insan Cendikia di Sitoga, ketiga capaian di atas adalah mailstone (janjang batu) pengembangan insani anak nagari Kabupaten Padang Pariaman, tentu diharapkan lebih diutamakan, serta pembangunan lainnya.


Ia juga berpesan kepada pemimpin baru yang akan menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Padang Pariaman, sebagai pelanjut estafet kepemimpinan tentu akan terus berlari kencang membangun bersama masyarakat. 


Membangun jiwa dan badan adalah tuntutan sejarah yang selalu dinyanyikan dalam lagu Indonesia raya, ini tentu sumber inspirasi, motivasi dan orentasi pemimpin Bersama masyarakat. Ada beberapa focus RPJM yang patut dipertimbangkan Pendidikan Kompetetif, Inovasi Modal Sosial Religius, Inovasi Ekonomi Kerakyatan, dan Kebersamaan Saiyo Sakato


Mewakli Gubernur Sumatra Barat Adib Alfikri selaku Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Barat, mengatakan jadikan peringatan hari jadi ini sebagai wadah untuk introspeksi dan evaluasi diri sejauh mana sumbangsih yang diberikan untuk kemajuan di Kabupaten Padang Pariaman serta jadikan hari jadi ini sebagai proses evaluasi untuk pemerataan pembangunan di seluruh daerah.


“Kami memberikan apresiasi kepada Bupati Padang Pariaman beserta seluruh jajaranyang telah berhasil membangun wajah Padang Pariaman pasca gempa pada tanggal 30 September 2009 lalu yang dimulai dengan membangun semua infrastruktur yang hancur dan kembali menata fisik dan psikis masyarakat yang trauma akan kejadin dahsyat tersebut, ”tutur Adib.


Ia juga menyampaikan hendaknya seluruh perangkat daerah dan masyarakat menjadikan kepentingan untuk kemajuan daerah menjadi kepentingan bersama untuk Kabupaten Padang Pariaman yang lebih baik. 


Dalam acara ini juga dilaksanakan pemberian penghargaan kepada Ketua KAN Nagari Kapalo Hilalang, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Padang Pariaman serta Penghargaan untuk Tokoh masyarakat dan acara ini ditutup dengan makan bajamba namun tetap menerapkan protokol kesehatan. (Sgr)

TerPopuler