Padang, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota (Pemko) Padang kembali melakukan rotasi dan pengisian jabatan di lingkungan birokrasi sebagai upaya meningkatkan kinerja pemerintahan, mempercepat pembangunan, serta mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, melantik sekaligus mengambil sumpah jabatan 27 pejabat di lingkungan Pemko Padang pada Senin (12/10/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Abu Bakar Ja'ar, Balai Kota Padang, Aie Pacah, dalam suasana khidmat.
Sejumlah pejabat turut menghadiri prosesi pelantikan tersebut, di antaranya Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi, Asisten Administrasi Umum Corri Saidan, para staf ahli, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Padang.
Dari total pejabat yang dilantik, tiga orang merupakan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, sepuluh Pejabat Administrator, dan 14 Pejabat Pengawas.
Pada jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, terdapat tiga pejabat yang mengalami pergeseran posisi. Desmon Danus yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pertanahan kini ditugaskan sebagai Sekretaris DPRD Kota Padang.
Jabatan Kepala Dinas Pertanahan selanjutnya dipercayakan kepada Raf Indria, yang sebelumnya bertugas sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik. Sementara itu, Hendrizal Azhar, yang sebelumnya menjabat Sekretaris DPRD Kota Padang, kini mengemban tugas sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.
Dalam arahannya, Maigus Nasir mengingatkan bahwa jabatan yang diberikan kepada para pejabat bukan sekadar tanggung jawab administratif. Menurutnya, setiap pejabat harus mampu menunjukkan kepemimpinan, menghadirkan terobosan, serta menghasilkan perubahan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia menegaskan, pejabat pemerintah dituntut untuk tidak hanya menjalankan tugas rutin, tetapi juga memiliki kemampuan dalam menyelesaikan persoalan, mengembangkan inovasi, dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Maigus juga menjelaskan bahwa Pemko Padang terus menjalankan visi pembangunan bertajuk Satu Tujuan untuk Kejayaan Kota Padang. Visi tersebut diterjemahkan melalui sembilan program unggulan daerah, yakni Padang Amanah, Padang Juara, Smart Surau, Sinergi Nagari, Padang Melayani, Padang Rancak, Padang Sigap, UMKM Naik Kelas, dan Jelajah Padang.
Ia meminta seluruh pejabat memastikan program-program tersebut terlaksana secara konkret dan tidak sebatas menjadi slogan. Implementasinya harus didukung kebijakan yang sesuai kebutuhan masyarakat, pelayanan yang responsif, penggunaan anggaran yang efisien, serta pelaksanaan program dengan target dan indikator yang jelas.
Menurut Maigus, keberhasilan program unggulan harus dapat diukur dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Secara khusus, ia menekankan pentingnya pelaksanaan program Padang Amanah dan Padang Melayani. Melalui Padang Amanah, seluruh aparatur sipil negara (ASN) diminta menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta menjalankan tugas sesuai aturan.
Ia juga mengingatkan agar tidak terjadi praktik pungutan liar, penyalahgunaan kewenangan, maupun perlakuan diskriminatif dalam pelayanan publik. Tata kelola pemerintahan, katanya, harus berlandaskan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan integritas.
Selain itu, pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan pemerintahan perlu terus diperluas. Langkah tersebut diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat, mempercepat proses pelayanan, sekaligus memastikan setiap layanan dapat dipertanggungjawabkan.
Terkait program Padang Melayani, Maigus mendorong perubahan pola kerja aparatur agar lebih proaktif dalam merespons kebutuhan warga. Pemerintah, menurutnya, tidak seharusnya hanya bertindak setelah menerima laporan atau keluhan, tetapi juga perlu mengidentifikasi dan menangani persoalan sejak dini.
Ia mengingatkan bahwa keterlambatan birokrasi dalam menanggapi masalah dapat membuat persoalan sederhana berkembang menjadi lebih besar. Karena itu, kecepatan dan ketepatan dalam memberikan solusi harus menjadi bagian penting dari budaya kerja aparatur.
Menutup arahannya, Maigus berharap seluruh pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Kota Padang. Ia juga memanjatkan doa agar Allah SWT memberikan kekuatan dan kemudahan kepada seluruh pejabat dalam melaksanakan tugas.
Maigus menegaskan bahwa keberhasilan seorang pejabat tidak semata-mata dinilai dari banyaknya rapat, surat yang diterbitkan, ataupun kegiatan yang dilaporkan. Lebih dari itu, kinerja pemerintah harus tercermin melalui perubahan nyata yang dirasakan masyarakat.
Dengan demikian, seluruh pejabat di lingkungan Pemko Padang diharapkan mampu menjadikan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan dan pelaksanaan tugas pemerintahan.(da*)


