Padang, Rakyatterkini.com — Arus lalu lintas di jalur Padang-Solok, tepatnya di Panorama Dua, kawasan Sitinjau Lauik, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, kembali normal setelah sempat lumpuh akibat tumpahan solar pada Selasa (20/10/2026).
Tumpahan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di badan jalan tersebut menyebabkan antrean kendaraan mengular hingga sekitar empat kilometer. Kemacetan bahkan berlangsung selama berjam-jam sehingga menghambat aktivitas dan perjalanan masyarakat yang melintasi jalur tersebut.
Sitinjau Lauik merupakan salah satu akses utama yang menghubungkan Kota Padang dengan Kabupaten Solok. Kondisi jalannya yang menanjak, berkelok, dan memiliki tikungan tajam membuat kawasan ini membutuhkan kewaspadaan ekstra dari setiap pengendara.
Tumpahan solar memperparah situasi karena membuat permukaan aspal menjadi licin dan berpotensi memicu kecelakaan. Risiko tersebut semakin tinggi di kawasan Panorama Dua yang dikenal memiliki medan cukup ekstrem bagi kendaraan roda dua maupun roda empat.
Seorang pengendara bernama Wiko mengatakan, kemacetan panjang tersebut sangat mengganggu perjalanan pengguna jalan. Kendaraan terpaksa mengantre dan menunggu hingga kondisi jalan dinilai aman untuk dilalui.
Ia menilai tumpahan solar bukan hanya menyebabkan terhambatnya arus lalu lintas, tetapi juga menjadi ancaman bagi keselamatan pengendara. Karena itu, penanganan cepat diperlukan agar kondisi jalan kembali aman dan kemacetan tidak berlangsung lebih lama.
Gangguan di jalur Sitinjau Lauik menjadi perhatian karena ruas tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat yang bepergian dari Padang menuju Solok maupun sebaliknya. Hambatan di kawasan ini dapat berdampak terhadap perjalanan banyak kendaraan.
Petugas kepolisian melakukan penanganan di lokasi dengan menaburkan serbuk kayu pada bagian jalan yang terkena tumpahan solar. Langkah tersebut bertujuan menyerap bahan bakar yang tercecer sekaligus mengurangi tingkat kelicinan permukaan aspal.
Upaya penanganan dilakukan untuk meminimalkan risiko kecelakaan dan memulihkan kelancaran lalu lintas. Setelah proses pembersihan berlangsung, kendaraan yang sebelumnya terjebak kemacetan mulai dapat melintas kembali secara bertahap.
Kasat Lantas Polresta Padang, AKP Riwal Maulidinata, menyampaikan bahwa penanganan gangguan di jalur Sitinjau Lauik menjadi bagian dari upaya menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus memastikan arus kendaraan kembali lancar.
Pulihnya kondisi lalu lintas tersebut disambut baik oleh masyarakat yang menggunakan jalur Padang-Solok untuk bekerja, menjalankan kegiatan usaha, maupun melakukan perjalanan antardaerah. Kendaraan yang sebelumnya tertahan kini dapat melanjutkan perjalanan setelah kondisi jalan kembali memungkinkan untuk dilalui.
Meski arus lalu lintas telah kembali normal, pengendara tetap diminta berhati-hati saat melewati kawasan Panorama Dua. Pengemudi diimbau menjaga kecepatan, mempertahankan jarak aman dengan kendaraan lain, serta memperhatikan kondisi permukaan jalan, terutama ketika melintasi tikungan dan tanjakan.
Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan tumpahan BBM atau kondisi lain yang berpotensi membahayakan pengguna jalan. Penanganan yang cepat dan koordinasi antarpetugas dinilai penting untuk mencegah gangguan lalu lintas berkepanjangan.
Hingga Selasa sore, arus kendaraan di jalur Padang-Solok, khususnya kawasan Panorama Dua, Sitinjau Lauik, dilaporkan kembali lancar setelah tumpahan solar berhasil ditangani. Pengendara pun dapat meneruskan perjalanan dengan tetap mengutamakan keselamatan.(da*)


